Tangerang Selatan (parlemenbanten.com) Dalam kegiatan Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Serta Walikota dan Wakil Walokota Tangerang Selatan yang diselenggarakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan Bersama GMNI Kota Tangerang Selatan tampil sebagai salah satu Narasumber adalah Pengamat Pemilu Panji Prasetyo.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri langsung dibuka oleh Ketua KPU Kota Tangerang Selatan M.Taufiq MZ didampingi oleh Heni Lestari selaku Anggota KPU Kota Tangerang Selatan . Dalam pantauan media parlemenbanten.com juga hadir Anggota Bawaslu Provinsi Banten Ade Wahyu Hidayat, Anggota Bawaslu Kota Tangerang Selatan Antonius Didik Trihatmoko ,Kader GMNI Kota Tangerang Selatan dan Alumni GMNI .
Dalam paparannya Panji Prasetyo memaparkan secara khusus terkait bagaimana pentingnya membangun keasadaran dalam memilih. Dalam pembukaannya narasumber mengutip kata-kata Bung Karno ” Ingat,Dharma Eva Hato Hanti. Kuat Karena Bersatu,Bersatu Karena Kuat”
Seperti diketahui tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan serentak Tahun 2019 sebesar 81,93% yang melebihi target dari 77,5 %. Partisipasi pemilih tersebut terlihat dari Pemilihan Anggota DPR RI,Anggota DPD RI serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.
Sementara pada Pemilihan Anggota DPR RI,Anggota DPD RI serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 tingkat partisipasi pemilih diatas 81 % yang melebihi target RPJMN yang berkisar 79,5 %.
Ada beberapa upaya KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih yakni ,Pertama : melakukan edukasi langsung ke sekolah,perguruan tinggi dan pondok pesantren. Kedua : mengajak organisasi kemasyarakatan dalam kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih.Ketiga :menyebarluaskan informasi kepemiluan melalui media kanal daring. Keempat : Melakukan sosialisasi kepada organisasi profesi ,tokoh pemuda ,tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kelima : menggelar program menarik untuk pemilih seperti lomba membuat video edukasi pemilu.
Dari evaluasi pemilu 2024 terdapat pemungutan suara ulang (PSU) yang dilakukan di 738 TPS .Tentunya pelaksanaan PSU berpengaruh terhadap tingkat partisipasi pemilih.
Ada beberapa dampak dari tingginya partisipasi pemilih yakni Pertama : menunjukkan keberhasilan pelaksanaan pemilu. Kedua : meningkatkan legitimasi terhadap pemerintahan dan perwakilan rakyat .Ketiga : meningkatkan kualitas demokrasi Indonesia.
KPU RI tentunya sudah mencoba berikhtiar sekuat mungkin untuk memberikan layanan terbaik dalam kegiatan Pemilu 2024. Berbagai catatan dan kritik dapat menjadi catatan evaluasi dan perbaikan dari waktu ke waktu.
Pentingnya Pemilu adalah Kesatu : Memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk menggunakan hak politiknya.Kedua : Terjaminnya pergantian kepempinan secara reguler dan damai.Ketiga : Meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,dan Keempat : Mempertahankan kedaulatan Rakyat dan tetap tegaknya NKRI
Berikut ini Regulasi Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024:
- UU No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu dan UU No 7 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum Menjadi Undang-Undang
- Pasal 167 ayat (2) : “ Hari, tanggal, dan waktu pemungutan suara Pemilu ditetapkan dengan Keputusan KPU
- Pasal 167 ayat (3) : “ Pemungutan suara dilaksanakan secara serentak pada hari libur atau hari yang diliburkan secara nasional”
- Pasal 167 ayat (6) : “Tahapan Penyelenggaraan Pemilu sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dimulai paling lambat 20 (dua puluh) bulan sebelum hari pemungutan suara
- Pasal 167 ayat (7) : “Penetapan Pasangan calon terpilih paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum berakhirnya masa jabatan presiden dan Wakil Presiden.
- UU No. 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota : Pasal 201 ayat (8) : “Pemungutan suara serentak nasional dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dilaksanakan pada bulan November 2024.
Peran Pemangku Kepentingan dalam Menyukseskan Pemilu dan Pilkada 2024
- Pemerintah dan Pemerintah Daerah mendukung penyelenggaraan pemilu dengan memberikan bantuan dan fasilitas sesua peraturan perundang-undangan seperti penyediaan sarana sekretariat badan adhoc ,pelaksanaan sosialisasi, pendidikan politik bagi pemilih,kelancaran transportasi logistik,dan lain-lain.
- Peserta pemilu berkompetisi secara jujur dan adil ,turut memberikan literasi demokrasi kepada masyarakat,menghindari politik transaksional,bebas politik uang,bebas hoaks dan tidak melakukan politisasi isu SARA.
- Pemilih membekali diri untuk menjadi Pemilih cerdas, mandiri & rasional, misalnya rajin mencari/memperbarui informasi kepemiluan, menggunakan teknologi dengan bijak, berpartisipasi dalam tahapan Pemilu, dll.
- TNI dan POLRI antara lain membantu keamanan dalam tahapan kampanye,pemungutan,penghitungan suara,dan tahanpan pemilu lainnya serta membantu dalam pendistribusian logistik pemilu.
- Media sebagai salah satu pilar demokrasi berperan menjadi penyeimbang lembaga eksekutif,legislatif,dan yudikatif yang harus memberikan informasi ,berita,data yang akurat ,berimbang dan terpercaya.
- Pemantau sebagai salah satu bentuk partisipasi masyarakat melakukan pemantauan terhadap proses pemilu agar berjalan sesuai asas dan prinsip penyelenggaraan serta dapat menghidari,meminimalisir kecurangan dan pelanggaran.
Metode Sosialisasi Sesuai PKPU Nomor 9 Tahun 2022
- LANGSUNG antara lain Forum warga,diskusi,seminar,lokakarya (workshop),pelatihan,ceramah,simulasi,gelar wicara (talkshow),pemanfaatan budaya lokal/tradisional, dan/atau metode lain.
- TIDAK LANGSUNG seperti Pertama : media massa cetak seperti surat kabar,majalah,tabloid,buletin, dan/atau media massa cetak lainnya. Kedua media massa elektronik radio dan/atau televisi. Ketiga media massa online Media massa berbasis internet yang dibentuk berdasarkan dan tunduk pada Undang-Undang mengenai Pers dan kode etik jurnalistik. media daring,laman (website) aplikasi pertemuan tatap muka virtual, surat elektronik (surel) dan/atau layanan pesan singkat. Keempat media sosial,blog/vlog,jejaring sosial (social network), blog mikro (microblogging),berbagi media (media sharing) dan/atau forum online.Kelima media luar ruang; spanduk; pataka (banner); baliho; reklame cetak (billboard); reklame eletronik (videotron); umbul-umbul; dan/atau media luar ruang lainnya. penyebaran bahan atau barang sosialisasi; brosur; bahan atau barang Sosialisasi lainnya selebaran (leaflet); pamflet;poster; pakaian; dan/atau Keenam media kreatif; dan/atau seni musik seni tari; seni rupa; seni peran; seni fotografi; sinematografi; seni digital; dan/atau seni lainnya media lainnya.
Peran Serta Masyarakat Dalam Pemilu
- Terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu
- Mengawal setiap tahapan Pemilu
- Membantu Sosialisasi Pemilu
- Terlibat sebagai penyelenggara Pemilu
- Membantu pendidikan politik bagi pemilih
- Memantau Pemilu
- Survei atau jajak pendapat dan hitung cepat hasil Pemilu
Menjadi Pemilih yang Cerdas
Apa yang harus diperhatikan pemilih muda agar tidak salah dalam menentukan pilihan politik dalam Pemilu dan Pilkada 2024?
- Memberikan atensi yang baik soal Pemilu dengan cara mengikuti berita soal Pemilu, Calon, dan Berbagai macam isu Pemilu
- Mengenali calon yang sesuai dengan aspirasi politik pribadi baik dalam Pemilu Presiden, DPR, DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kab/Kota
- Mengenali calon Kepala daerah di wilayah masing-masing
- Mencermati program, gagasan, hingga rekam jejak calon
- Mencermati calon yang diusung partai politik yang sesuai dengan ideologi pribadi
- Mencermati elit atau aktor politik yang memberikan Pendidikan politik yang baik
Kaum milenial saat ini identik dengan kedekatannya di medsos dan internet, sementara di 2 ranah itu banyak beredar hoaks, fitnah dan ujaran kebencian yang selalu terjadi jelang pemilu dan Pilkada 2024, apa yang harus diperhatikan? Pemilih harus memiliki paradigma pemahaman “Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa.”
Secara teknis, Pemilih harus:
- Hati-hati dengan judul provokatif
- Cermati alamat situs
- Periksa fakta
- Cek keaslian foto/video
- Ikut serta grup diskusi anti-hoaks .



