LEBAK, parlemenbanten.com – Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan bahwa komitmen menjaga kebersihan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan di RSUD dr. Adjidarmo tidak boleh hanya dilakukan demi formalitas menghadapi survei akreditasi.
Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi tahapan Telusur Lapangan Akreditasi RSUD dr. Adjidarmo di Ruang Komite Medik Gedung C pada Senin, 2 November 2026.
Menurut Bupati, kesadaran memberikan pelayanan terbaik harus mengakar menjadi budaya kerja sehari-hari seluruh jajaran tenaga medis, mengingat kesehatan adalah salah satu rezeki yang paling utama bagi masyarakat.
“Pelayanan yang baik tidak dapat berdiri sendiri; ia perlu ditunjang dengan anggaran yang memadai agar setiap proses dapat berjalan lancar dan berkelanjutan,” ujar Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergisitas operasional, di mana koordinasi, komunikasi, dan silaturahmi dengan Dinas Kesehatan serta Pemerintah Kabupaten harus dilakukan secara kontinu demi mengantisipasi tantangan nyata di lapangan.
Bupati mengimbau manajemen untuk fokus menyelesaikan kendala konkret, bukan sekadar mempercantik pelaporan.
“Peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan menjadi langkah penting untuk memastikan standar pelayanan terus terjaga dan berkembang. Dalam upaya tersebut, keberanian mengambil risiko melalui kajian yang matang menjadi bagian dari ikhtiar untuk berinovasi tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian,” tambahnya, optimistis status akreditasi ‘Paripurna’ dapat dipertahankan.

Proses survei komprehensif ini dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) yang berlangsung sejak 29 Oktober 2026 melalui metode daring (telaah dokumen), dan dilanjutkan secara luring pada 2–3 November 2026.
LARS DHP menerjunkan tiga tim surveior ahli untuk memvalidasi standar pelayanan rumah sakit, yakni dr. Ety Retno Setyowati, S.H., M.Kes., Sp.PK., M.A.R.S., M.H., C.M.C., C.H.C.M., FISQua selaku Ketua Tim, bersama dua anggota, dr. Hilda, M.M., M.P.H., FISQua dan Ns. Musaddad Kamal, M.Kep., Sp.Kep.MB.
Menanggapi arahan kepala daerah, pihak manajemen RSUD dr. Adjidarmo menyatakan telah memaksimalkan seluruh daya dan upaya selama proses evaluasi berjalan. Manajemen berkomitmen, apa pun hasil akhir akreditasi ini, peningkatan kualitas pelayanan yang berorientasi pada masyarakat akan selalu menjadi prioritas utama.
Rangkaian kilas balik dan dokumentasi visual jalannya proses penilaian mutu rumah sakit ini juga dapat dilihat oleh publik melalui unggahan video singkat di akun Instagram resmi rumah sakit. (sg)




