TANGERANG,parlemenbanten.com – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) bersama Pemuda Tani Indonesia dan PT Debindo Global Expo menggelar forum strategis Indonesia Agri-Future Forum 2026 di Business Program Area, ICE BSD City, Jumat (06/11/2026).
Forum ini menyoroti pentingnya adopsi teknologi digital dan pemanfaatan tenaga kerja terampil demi mempercepat kemandirian pangan nasional.
Acara utama ini mengusung tema krusial “Digitalisasi Pertanian dan Resiliensi Pekerja Migran Terampil Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan”.

Sektor digitalisasi dinilai menjadi kunci utama dalam memodernisasi tata kelola pertanian Indonesia agar lebih adaptif dan berdaya saing global.
Forum nasional ini menghadirkan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sekaligus Wakil Ketua Umum DPN HKTI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom., yang akan menyampaikan pidato utama (keynote speech) terkait integrasi pekerja migran terampil dalam ekosistem pangan.
Selain itu, Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia, R.S. Suroyo Jr., S.P., M.Si., turut hadir membuka jalannya acara melalui welcoming speech.
Melalui agenda yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini, HKTI menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi lintas sektor guna mencetak masa depan pertanian yang inklusif dan berkelanjutan, sebagaimana dilansir dari akun Instagram resmi @hktiofficial, Kamis (05/11/2026).




