TANGERANG SELATAN, PARLEMENBANTEN.COM – Tragedi ledakan hebat yang menghancurkan kompleks ruko di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Peristiwa dahsyat yang terjadi pada Rabu malam (14/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIB tersebut langsung direspons cepat oleh aparat keamanan.
Tokoh Pemuda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang juga menjabat sebagai Ketua Resor Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP POLRI) Tangerang Selatan, Dimas Ringo, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada institusi POLRI, khususnya Kapolres Tangsel beserta jajaran, atas penanganan taktis dan responsif di lokasi kejadian.
“Saya melihat langsung di lapangan bagaimana Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq, dan seluruh jajaran turun langsung bersinergi dengan satuan Brimob, TNI, Satpol PP, BPBD, tim medis, serta pihak terkait lainnya. Mereka bergerak cepat menolong, mengevakuasi korban, sekaligus mengamankan area sekitar,” ujar Dimas Ringo saat meninjau situasi.
Berdasarkan data kepolisian, peristiwa ledakan yang berasal dari tabung gas etilen 52 kg di ruang pematangan (ripening) pisang tersebut mengakibatkan 13 orang menjadi korban, dengan rincian 2 orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya luka-luka.
Kendati memuji kesigapan aparat dalam penanganan darurat, Dimas Ringo menegaskan masih ada pekerjaan rumah (PR) besar yang belum terselesaikan. Ia menyoroti nasib para korban yang berada di luar area ruko utama namun ikut terkena dampak hebat dari ledakan tersebut.
Banyak di antara mereka yang mengalami kerugian materil yang sangat besar, mulai dari warung yang hancur tempat mencari nafkah, hingga kerusakan kendaraan pribadi dan fasilitas lainnya.
“Hingga saat ini, para korban terdampak ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Mereka tidak hanya menderita luka fisik, tapi juga mengalami trauma mendalam. Yang paling membingungkan bagi mereka adalah tidak tahu harus meminta pertanggungjawaban moril maupun materil kepada siapa. Padahal, mereka di sini murni hanya terkena dampak,” tegas Dimas.
Ia pun berharap agar pihak kepolisian tidak berhenti pada proses evakuasi dan penyelidikan saja, melainkan terus mengawal proses pemulihan para korban agar mendapatkan keadilan yang seutuhnya.
“Semoga pihak kepolisian bisa tetap mendampingi para korban untuk mendapatkan keadilan terkait pemulihan psikologis dan penggantian kerugian materil. Semangat untuk Pak Kapolres dan jajaran. Polisi bersama masyarakat,” pungkas Ketua KBPP POLRI Tangsel tersebut.
Sebagai wujud kepedulian nyata pasca-kejadian, Dimas Ringo juga menyempatkan diri untuk menjenguk salah satu korban terdampak pada Jumat (16/10/2026) malam.
Ia mendatangi Wahyu Muhammadino alias Unyil, seorang pengelola warung jamu yang saat ini masih intensif menjalani perawatan medis. Unyil diketahui mengalami luka cukup serius di bagian kepala serta terkena sebaran serpihan kaca di seluruh wajahnya akibat dentuman keras ledakan tersebut. (*)



