TANGERANG SELATAN,PARLEMENBANTEN.COM– Suara hantaman bola voli yang beradu dengan lantai semen terdengar nyaring di salah satu sudut lapangan Tangerang Selatan sore itu. Di pinggir lapangan, seorang wanita dengan kemeja olahraga kasual tampak berdiri tegak. Matanya tidak lepas dari pergerakan para atlet muda yang sedang berlatih melompat dan melakukan smash. Sosok itu adalah Ir. Ani Dwi Octavia, S.T., Ketua Umum Pengurus Kota PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) Tangerang Selatan.
Bagi banyak orang, jabatan ketua asosiasi olahraga sering kali identik dengan meja birokrasi dan setelan jas formal. Namun, bagi perempuan yang akrab disapa Bu Ani ini, esensi kepemimpinan justru lahir dari debu lapangan dan keringat para atlet. Ia bukan tipe pemimpin yang hanya menerima laporan di atas kertas; ia adalah sosok yang memilih hadir langsung di setiap momen krusial perkembangan voli di wilayahnya.

Sejak resmi menakhodai PBVSI Tangsel pada Juli 2025, perubahan besar mulai dirasakan oleh ekosistem voli lokal. Di bawah komandonya, induk organisasi bola voli Tangsel ini gencar menggelar kompetisi usia dini, salah satunya lewat gelaran Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bola Voli U-15. Bagi Ani, Kejurkot bukan sekadar ajang kompetisi musiman, melainkan sebuah wadah strategis untuk menjaring klub-klub baru dan mendeteksi bakat terpendam anak-anak Tangsel secara berkelanjutan.
Kerja keras dan konsistensi pembinaan tersebut langsung membuahkan hasil manis di tingkat provinsi. Skuad bola voli pelajar Tangsel sukses menunjukkan taringnya dengan melaju hingga ke babak Grand Final Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026 di Cilegon. Keberhasilan menembus partai puncak ini menjadi bukti sahih bahwa sistem pembinaan atlet yang dirancang oleh Ani bersama jajaran pengurus berjalan di jalur yang tepat.
Saat mendampingi langsung para atlet di pinggir lapangan pada laga-laga krusial tersebut, Ani kerap memberikan suntikan motivasi yang membakar semangat juang anak-anak asuhnya. “Berjuang sampai poin terakhir, bermain dengan hati, dan harumkan nama Tangerang Selatan,” ucap Ir. Ani Dwi Octavia, S.T. dengan tegas saat memotivasi para pemainnya di lapangan.
Langkah progresif yang ditunjukkan oleh PBVSI Tangsel di bawah nakhoda Ani ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota. Walikota Tangerang Selatan, Drs. H. Benyamin Davnie, memberikan sambutan hangat atas transformasi positif di tubuh cabor bola voli ini. “Kami melihat energi baru dan keseriusan yang luar biasa di bawah kepemimpinan Ibu Ani. Pembinaan bola voli kita kini jauh lebih terstruktur dari akar rumput. Pemerintah Kota siap mendukung penuh seluruh program PBVSI demi kejayaan olahraga Tangsel,” ujar Benyamin Davnie.

Apresiasi besar juga datang dari struktur kepanitiaan multi-event tertinggi tingkat provinsi. Wakil Walikota Tangerang Selatan sekaligus Ketua Panitia Besar (PB) Porprov VII Banten 2026, H. Pilar Saga Ichsan, S.T., M.Ars., menegaskan bahwa kesiapan teknis para cabor, terutama voli di bawah arahan Ani, memberikan optimisme besar bagi kesuksesan target daerah. “Sebagai Ketua PB Porprov, saya mengapresiasi agresivitas Ibu Ani yang bergerak cepat mempersiapkan atlet. PBVSI Tangsel mampu membawa manajemen olahraga yang modern, dinamis, dan merangkul anak muda. Melalui kompetisi berkala, kesiapan mental bertanding kita sudah sangat matang sebelum peluit pertandingan Porprov dimulai,” tutur Pilar Saga Ichsan.
Dukungan administratif dan fasilitas juga ditegaskan oleh dinas terkait. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan turut memberikan sambutan dan memuji bagaimana program PBVSI berjalan selaras dengan visi dinas dalam pemuda dan olahraga. “Dispora Tangsel mengapresiasi tinggi dedikasi Ibu Ani dalam membangun ekosistem voli. Sinkronisasi antara pembinaan prestasi olahraga dan pembentukan karakter pemuda terwujud nyata di lapangan. Kami dari dinas siap memfasilitasi dan mengawal penuh penyediaan sarana dan prasarana penunjang bagi para atlet kita,” tegas Kadispora Tangsel.
Sinergi positif ini digenapkan oleh komite olahraga tertinggi di tingkat kota. Ketua Umum KONI Kota Tangerang Selatan, Mahludin, turut memuji bagaimana roda organisasi PBVSI berputar linier dengan visi KONI. “PBVSI Tangsel di bawah kepemimpinan Ibu Ani menunjukkan era baru dengan semangat menembus batas prestasi. Manajemen organisasinya rapi, dan pembinaannya berjalan nyata dari tingkat klub bawah. KONI Tangsel sangat mengapresiasi kontribusi cabor voli yang terus konsisten menyumbang kebanggaan bagi kota ini,” ungkap Mahludin.
Kini, tantangan yang jauh lebih besar sudah menanti di depan mata. Kota Tangerang Selatan telah resmi bersiap menjadi tuan rumah perhelatan olahraga terbesar di tanah jawara, yaitu Porprov VII Banten 2026 yang akan digelar pada November mendatang. Sebagai nakhoda, Ani tidak main-main dalam memasang target. Sejalan dengan misi Pemerintah Kota, KONI, dan PB Porprov Tangsel untuk merebut status Juara Umum, PBVSI Tangsel membidik target kemenangan berupa medali emas. Jajaran pimpinan daerah dan kepengurusan olahraga pun turut mengamini visi tersebut dengan menegaskan bahwa emas dari cabor voli wajib diamankan di rumah sendiri.

Guna merealisasikannya, Ani terus memastikan pemusatan latihan (training center) para atlet voli indoor maupun voli pasir berjalan maksimal dan tanpa celah. Matahari mulai tenggelam di ufuk barat Tangsel, menandakan sesi latihan sore itu telah usai. Sang Ketua menghampiri para atlet yang sedang beristirahat, memberikan beberapa kata penyemangat dan senyuman hangat. Di bawah kepemimpinan Ir. Ani Dwi Octavia, S.T., bola voli Tangerang Selatan kini tidak sekadar mengejar piala, melainkan sedang merajut fondasi kokoh untuk melahirkan pahlawan-pahlawan olahraga nasional masa depan. (sg)



