SERANG,PARLEMENBANTEN.COM – Kehadiran Ramadan 1447 H di Tanah Jawara terasa jauh lebih bermakna berkat dedikasi tanpa batas dari salah satu putra terbaik Banten, Hazairin Rowiyan yang akrab disapa “Bung Owi”
Sebagai Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Banten, sosoknya kini menjadi simbol integritas sekaligus teladan spiritual bagi masyarakat luas.
Di tengah kesibukannya menjaga kualitas siaran agar tetap sehat dan edukatif bagi warga Banten, Rowiyan tak sedikit pun mengendurkan semangat pengabdiannya di bulan suci ini.
Bagi kolega dan masyarakat yang mengenalnya, beliau bukan sekadar pejabat publik, melainkan sosok “Oase di Padang Pasir” yang senantiasa membawa kesejukan melalui kebijakan-kebijakannya yang visioner.
“Ramadan adalah momentum untuk memurnikan niat, baik dalam beribadah maupun dalam menjalankan amanah negara,” ujar Ibnu dengan kerendahan hati yang menjadi ciri khasnya.
Langkah nyata Rowiyan dalam memastikan konten siaran selama Ramadan bebas dari unsur negatif dan penuh dengan muatan dakwah yang santun, mendapat apresiasi luar biasa.
Beliau dinilai berhasil menyelaraskan tugas kedinasan dengan nilai-nilai religiusitas yang kental, menjadikan KPID Banten sebagai institusi yang tidak hanya tegas secara regulasi, tetapi juga lembut secara nurani.
Keikhlasan Rowiyan dalam melayani publik tanpa kenal lelah, bahkan di saat menjalankan ibadah puasa, membuktikan bahwa dirinya adalah aset berharga bagi kemajuan literasi media di Banten.
Harapan masyarakat kini tertumpu pada pundaknya, yakin bahwa di bawah pengawasan sosok sekaliber beliau, dunia penyiaran Banten akan terus bersinar terang benderang selayaknya cahaya Ramadan. (sg)



