Kota Tangerang (parlemenbanten.com) – Dr.Hj.Nuraeni,S.Sos kembali dipercaya memimpin Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Banten periode 2025-2029.
Hal ini disampaikan oleh Nani salah satu Pengurus KORMI Kota Tangerang. Alhamdulillah Ketua KORMI Provinsi Banten kembali terpilih periode 2025-2029 DR.Hj.Nuraeni ,S.Sos ; ungkapnya dalam pesan WhatsApp.
Nuraeni terpilih secara aklamasi dalam Musyawah Provinsi (Musprov) IV KORMI Banten Tahun 2025 di Kota Tangerang, Sabtu 22 Februari 2025.
Sebanyak 58 pemilik suara sepakat bulat memberikan amanah kepada Hj Nuraeni. “Beliau memang calon tunggal dalam Musprov kali ini. Panitia yang membuka pendaftaran dari tanggal 17 hingga 19 Februari 2025 hanya menerima 1 orang yang mendaftar yakni atas nama Nuraeni. Dan syarat-syarat yang tetapkan tim penjaringan juga mampu dipenuhi oleh Nuraeni,” papar Ketua SC Musprov KORMI Banten Jasmara Bahar di sela-sela acara.
Bahkan, lanjut Jasmara Bahar, dari 58 suara yang tercatat di KORMI Banten, sebanyak 45 memberikan dukungan tertulis sebelum pendaftaran dibuka. Dari 45 dukungan tertulis yang diterima Nuraeni, 6 diantaranya dari KORMI Kabupaten/Kota dan 39 lainnya dukungan dari Inorga anggota penuh Kormi Banten.
Nuraeni yang diminta komentar atas kembali terpilih, beberapa kali berucap syukur dan memberikan apresiasi atas dukungan dari pemilik suara. Kata dia, dukungan yang ia terima adalah suatu kehormatan dan akan ia jaga sebaik mungkin. “Banyaknya dukungan terhadap saya, bukti nyata bahwa saya dan tim di kepengurusan 2020-2025 cukup solid dan mamiliki hubungan yang erat dengan Inorga maupun KORMI Kabupaten atau Kota,” kata Nuraeni.
Nuraeni berjanji akan berupaya maksimal untuk membawa KORMI Banten kearah yang lebih baik agar organisasi olah raga masyarakat ini bisa semakin besar dan dikenal masyarakat. Kalau sudah dikenal, dia yakin masyarakat pun akan mendukung apa pun program positif KORMI.
“Tugas KORMI itu sebenarnya sangat berat, yakni menyehatkan dan membugarkan masyarakat. Bagaimana masyarakat mau sehat dan bugar kalau olahraga saja nggak mau. Makanya, tantangan KORMI adalah bagaimana menjadikan masyarakat cinta olahraga dan hidup sehat agar fisiknya bisa sehat dan bugar. Kita dari dulu kenal slogan mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Slogan ini gampang kita ucapkan, tapi sangat berat mewujudkannya,” papar Nuraeni. (sisgin)


