Tangerang,parlemenbanten.com– Momentum penguatan pembangunan di tingkat akar rumput sukses digelar melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel) Pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (3/10/2026).
Ajang ini menjadi panggung kolaborasi penting antara pihak birokrasi kelurahan dan tokoh perwakilan masyarakat.
Lurah Kedaung Baru, Marjaih, S.Sos., menunjukkan komitmen penuh terhadap proses demokrasi lokal ini dengan hadir langsung mengawal jalannya pemilihan dari awal hingga rekapitulasi suara usai.
Kehadiran aktif Lurah Marjaih menegaskan betapa krusialnya posisi LPM sebagai mitra strategis kelurahan dalam mengeksekusi program pemberdayaan warga.

Di sisi lain, figur Murdiono muncul sebagai tokoh kuat pilihan masyarakat. Dalam penghitungan suara yang berjalan transparan, Murdiono berhasil meraih kemenangan mutlak dengan mengantongi 22 suara dari total 28 suara sah yang masuk.
Ia berhasil mengungguli dua kandidat lainnya, yakni Ujang Sulaeman yang memperoleh 4 suara dan Rahman dengan 2 suara.
Keberhasilan Murdiono mendominasi perolehan suara ini menandai besarnya legitimasi dan kepercayaan yang diberikan warga Kedaung Baru kepadanya untuk memimpin LPM periode mendatang.
Merespons hasil tersebut, Lurah Kedaung Baru secara terbuka langsung menyambut hangat figur pemimpin baru mitra kerjanya ini.
“Selamat Kepada Bapak Murdiono Menjadi LPM Kedaung Baru,” ucap Marjaih, S.Sos. saat memberikan keterangan usai pemilihan.

LPM memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang sangat vital di tingkat kelurahan. Lembaga ini berfungsi sebagai wadah yang dibentuk oleh masyarakat untuk membantu pemerintah lurah dalam menyusun rencana pembangunan partisipatif.
Selain itu, LPM bertugas menggerakkan swadaya gotong royong masyarakat, serta melaksanakan dan mengendalikan pembangunan agar tepat sasaran sesuai kebutuhan rill warga di lapangan.
Dengan terpilihnya Murdiono, duet kepemimpinan antara Lurah Marjaih, S.Sos. di sisi pemerintahan dan Murdiono di sisi pemberdayaan masyarakat diharapkan mampu membawa perubahan masif.
Sinergi kedua tokoh ini dinilai sangat vital untuk menggerakkan roda pembangunan, menyerap aspirasi bottom-up, serta meningkatkan kesejahteraan sosial warga di wilayah Kecamatan Neglasari ke depan. (sg)



