Serang,parlemenbanten.com– Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) secara resmi menetapkan tiga markas komando militer strategis sebagai pusat pembinaan khusus bagi siswa SMA/SMK sederajat yang memiliki masalah kedisiplinan berat.
Langkah taktis yang dijadwalkan bergulir mulai Oktober 2026 ini akan memusatkan karantina dan penggemblengan karakter langsung di dalam barak militer.
Tiga pangkalan utama TNI yang dikunci sebagai lokus pelaksanaan program kemitraan ini meliputi:
- Markas Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 320/Badak Putih yang berkedudukan di Cadasari, Kabupaten Pandeglang.
- Markas Batalyon Kavaleri (Yonkav) 9/Satya Dharma Kala (Cobra) yang berlokasi di Serpong, Kota Tangerang Selatan.
- Kesatrian Markas Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang bermarkas di Taktakan, Kota Serang.
“Pengiriman siswa bermasalah rencananya di bulan Oktober ini, insya Allah. Kita adakan di tiga lokasi tersebut,” tegas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten, Dr. H. Jamaluddin, M.Pd., Minggu (27/9/2026).
Melalui penempatan langsung di tiga basis operasional militer tersebut, skema pembinaan dirancang untuk menyuntikkan tata kelola kedisiplinan tingkat tinggi, tanggung jawab, dan wawasan bela negara.
Guna menjaga koridor regulasi pendidikan, Disdikbud Banten mewajibkan masing-masing pihak sekolah untuk melekat melakukan pengawasan terpadu di ketiga lokasi pangkalan selama proses pembinaan dua hari satu malam tersebut berlangsung .(sg)



