SERANG,parlemenbanten.com – Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI) resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) penunjukan Tim Caretaker DPD PA GMNI Provinsi Banten. Langkah strategis ini menempatkan tokoh birokrat asal Banten, Dr. H. Karna Wijaya, S.H., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosp) Provinsi Banten, dalam posisi krusial sebagai Bendahara Caretaker organisasi.
Penunjukan tim transisi ini momentumnya dinilai sangat tepat mengingat tensi politik organisasi di Tanah Jawara terus bereskalasi. Dinamika di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang strukturnya kini telah eksis dan tersebar di setiap Kabupaten/Kota se-Banten dilaporkan sudah mulai menghangat menjelang pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) PA GMNI Banten. Sejalan dengan itu, komunikasi politik antara pemegang hak suara DPC juga sudah mulai terjalin secara intensif demi menyamakan visi kepemimpinan di masa depan. Kehadiran kepengurusan DPC di seluruh wilayah administrasi Banten ini menegaskan solidnya infrastruktur organisasi di tingkat akar rumput.
Ajang suksesi ini diprediksi berjalan sangat kompetitif mengingat potensi basis kekuatan alumni GMNI di seluruh Provinsi Banten yang saat ini diperkirakan telah mencapai ribuan orang. Lintas generasi alumni tersebut kini merepresentasikan spektrum sosial, ekonomi, dan politik yang sangat luas dan berpengaruh di Banten. Mereka tersebar secara masif di berbagai sektor strategis, mulai dari jajaran birokrasi pemerintahan, akademisi dan intelektual, pelaku ekonomi/pengusaha, penyelenggara pemilu, hingga para aktor di panggung politik formal lintas partai.
Keberagaman spektrum serta meratanya kepengurusan di seluruh Kabupaten/Kota menjadikan PA GMNI Banten sebagai salah satu kekuatan sosiopolitik yang diperhitungkan dalam mengawal arah pembangunan daerah. Seiring dengan menghangatnya konstelasi, sejumlah nama alumni GMNI lintas profesi kini mulai mencuat dan disebut-sebut memiliki potensi besar untuk memimpin PA GMNI Provinsi Banten ke depan. Kehadiran tim caretaker ini diharapkan mampu mengawal ruang kontestasi di tengah luasnya spektrum tersebut agar tetap produktif, sehat, dan kondusif.
Saat dikonfirmasi mengenai penunjukan tersebut, Dr. H. Karna Wijaya, S.H., M.H. menyatakan kesiapan penuhnya untuk mengemban amanah besar ini di tengah menghangatnya konstelasi di daerah. Ia menegaskan akan fokus pada penguatan manajerial dan pengelolaan sumber daya organisasi guna mendukung penuh suksesi kepengurusan.
“Ini adalah amanah ideologis yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Sebagai Sekretaris Diskominfosp Banten sekaligus Bendahara Caretaker, fokus utama saya adalah memastikan seluruh kesiapan instrumen pendukung operasional berjalan akuntabel. Melihat dinamika rekan-rekan di DPC yang sudah eksis di setiap kabupaten/kota se-Banten mulai bergerak hangat, komunikasi politik antara pemegang hak suara DPC juga sudah mulai terjalin, potensi ribuan alumni dengan latar belakang spektrum sosial, ekonomi, dan politik yang kuat, serta munculnya figur-figur potensial yang siap maju, kami akan bergerak cepat mendukung kerja tim demi menyukseskan agenda terdekat, yaitu Konferensi Daerah (Konferda) Persatuan Alumni GMNI Provinsi Banten,” tegas Karna Wijaya.
Penerbitan SK ini juga telah dibenarkan oleh Staf Sekretariat DPP PA GMNI saat dikonfirmasi jurnalis parlemenbanten.com. SK krusial tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP PA GMNI Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. dan Sekretaris Jenderal Dr. Abdy Yuhana, S.H., M.H. Dalam struktur transisi ini, Karna Wijaya akan bersinergi erat dengan Dr. Ade Reza Hariyadi, S.I.P., M.Si. selaku Ketua Caretaker (yang juga merupakan Ketua DPP PA GMNI) dan Agus Wibowo, S.E., M.B.A. selaku Sekretaris. Kepengurusan transisi ini diperkuat oleh dua anggota tim, yaitu Muhamad dan Yully Khusniah.
Ketua Caretaker , Ade Reza Hariyadi, menyampaikan hal senada di sela-sela kegiatannya di Jakarta. Ia menekankan bahwa kehadiran figur berlatar belakang birokrat kuat seperti Sekretaris Diskominfosp Banten Karna Wijaya di jajaran inti akan mempercepat konsolidasi internal secara menyeluruh ke tingkat DPC di setiap kabupaten/kota se-Banten, sekaligus merangkul seluruh aspirasi dan menyalurkan potensi nama-nama figur yang berkembang dalam dinamika menjelang Konferda. Melalui soliditas kepengurusan caretaker ini, PA GMNI Banten optimistis mampu melahirkan kepengurusan definitif yang kokoh, sekaligus memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan demokratis melalui forum Konferda yang akan datang. (sg)



