TANGERANG SELATAN,PARLEMENBANTEN. COM –Menjelang tibanya hari kemenangan, suasana hangat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H mulai terasa di sudut-sudut Kota Tangerang Selatan.
Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PDI Perjuangan, M. Toha, turut menyemarakkan momen suci ini dengan menyapa konstituennya melalui pesan visual yang tersebar di berbagai titik strategis.
Berdasarkan pantauan parlemenbanten.com pada Rabu (18/03/2026) malam, sejumlah spanduk ucapan selamat Idul Fitri dari politisi senior ini telah terpasang rapi di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil)-nya di Tangerang Selatan.
Dalam spanduk tersebut, M. Toha menyampaikan pesan tulus: “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin.”

Menariknya, desain spanduk juga menyertakan foto tokoh bangsa Bung Karno dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, sebagai simbol garis perjuangan partai yang tetap melekat.
“Kami mendapatkan tugas dari pimpinan untuk memasang spanduk ucapan ini. Dengan senang hati saya laksanakan, karena tujuannya memang untuk menyapa warga secara langsung melalui pesan visual,” ujar salah satu Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan Tangsel berinisial “AH” saat ditemui di lapangan.
Sosok Senior yang Dekat dengan Rakyat
M. Toha bukanlah nama asing bagi warga Tangerang Selatan. Politisi yang kini duduk sebagai Anggota DPRD Provinsi Banten periode 2024-2029 ini dikenal memiliki rekam jejak panjang, mulai dari DPRD Kota Tangerang Selatan hingga dua periode di tingkat Provinsi (2019-2024 & 2024-2029).
Di struktur partai, sosok yang pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC ini kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan.
Selain dikenal sebagai tokoh Betawi asli yang peduli pada warga Pakujaya dan Serpong Utara, Toha juga sangat aktif sebagai tokoh olahraga, khususnya sepak bola.
Meneladani Pesan Bung Karno dan Ibu Megawati.
Melalui momentum Idul Fitri ini, M. Toha ingin mengajak masyarakat meresapi kembali esensi Ramadan dan Lebaran sebagaimana yang sering dipesankan oleh Bung Karno dan Ibu Megawati Soekarnoputri.
Bung Karno pernah menekankan bahwa puasa melatih kedisiplinan dan penguasaan diri untuk membangun karakter bangsa yang kuat.
Sementara itu, Ibu Megawati sering mengingatkan bahwa Idul Fitri adalah momentum untuk kembali ke fitrah, memperkuat solidaritas sosial, dan saling memaafkan demi persatuan Indonesia.
“Semoga di hari yang fitri ini, kita semua kembali suci dan semangat gotong royong di tengah masyarakat Tangerang Selatan semakin kuat,” pungkas pesan yang tersirat dalam aksi menyapa warga tersebut. (sg)



