Serang, (parlemenbanten.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten kembali mengadakan kegiatan rutin KORPRI (Kamis Review Program Imunisasi). Berbeda dari kegiatan lapangan, KORPRI bulan ini dilaksanakan secara daring dan berfokus pada agenda “Desk Review dan Input ASIK Serentak” untuk meningkatkan akurasi data cakupan imunisasi.
Kegiatan ini merupakan upaya strategis Dinkes Banten dalam mengevaluasi serta menyelaraskan data imunisasi dengan sistem digital, yakni ASIK (Aplikasi Sehat IndonesiaKu).
Peserta yang hadir dalam forum daring ini meliputi koordinator imunisasi dari Puskesmas, pengelola program imunisasi dari tingkat kabupaten/kota, jajaran Dinkes Provinsi Banten, dan Helpdesk ASIK Provinsi Banten.
Kegiatan ini secara spesifik tidak melibatkan bidan desa atau kader karena berfokus pada pengelolaan data dan evaluasi pelaporan.
Acara dibuka oleh Kepala Seksi yang membawahi imunisasi Dinkes Provinsi Banten, dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengelola program imunisasi provinsi mengenai capaian dan hasil desk review data.
Dalam sesi ini, dilakukan identifikasi gap data, yaitu perbedaan antara pencatatan manual di lapangan dan data yang telah diinput ke sistem ASIK.
Melalui forum ini, peserta diajak untuk segera melakukan koreksi dan penyelarasan data.
Tujuannya adalah memastikan pelaporan cakupan imunisasi menjadi lebih akurat sebagai dasar penting untuk perencanaan program di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta dari empat wilayah yang hadir, yaitu Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Serang, dan Kota Tangerang Selatan, melakukan input data ASIK secara serentak. Aksi ini sekaligus menjadi praktik langsung pasca-evaluasi.
Untuk menjaga suasana yang edukatif dan interaktif, kegiatan KORPRI kali ini juga menyelenggarakan kuis daring menggunakan aplikasi Quizizz dengan materi seputar program imunisasi. Tiga peserta dengan nilai tertinggi berhak mendapatkan hadiah apresiasi.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. H. Ati Pramudji Hastuti, MARS, mengapresiasi semangat peserta. “Kegiatan KORPRI ini bukan sekadar evaluasi, tetapi juga ajang belajar bersama agar pengelolaan data imunisasi semakin baik dan terintegrasi,” tegasnya.
“Data yang akurat menjadi dasar penting dalam memastikan setiap anak di Banten terlindungi melalui imunisasi,” tambah dr. Ati.
Melalui kegiatan KORPRI ini, Dinkes Banten berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas tingkat, meningkatkan kualitas data, dan memastikan seluruh Puskesmas mengoptimalkan pemanfaatan sistem ASIK sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan kesehatan di Provinsi Banten. (Advertorial)



