BANDUNG – Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Bandung sukses digelar pada hari Minggu 29 September 2024 di Gelanggang Generasi Muda (GGM), dengan Muhammad Irvan Fadillah Ramadhan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC GMNI Bandung periode 2024-2026 ditemani oleh M. Rizky Maulana sebagai Sekretaris dan Alif Akbar sebagai Bendahara.
Muhammad Irvan Fadillah Ramadhan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari Muh. Bachroen Ilham (Ketua) dan Sena Aji Purnama (Sekretaris), yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi GMNI Bandung selama masa jabatannya.
Konfercab kali ini mengusung tema “Menyalakan Kembali Semangat Bandung: GMNI sebagai Api yang Tak Kunjung Padam di Bumi Parahyangan”, yang merefleksikan semangat perjuangan dan persatuan GMNI dalam menjaga dan meneruskan ajaran Marhaenisme, yang diwariskan oleh Bung Karno.
Acara tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, Imanuel Cahyadi yang menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan Marhaenisme yang diwariskan oleh Bung Karno.
Semangat tersebut, harus tetap menyala di setiap jiwa kader GMNI, khususnya di Bandung, yang dikenal sebagai kota yang sarat dengan sejarah pergerakan nasional ;ungkapnya
Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting alumni GMNI, di antaranya Pamriadi (Bendahara PA DPD GMNI Jawa Barat), dr. Andy Talman Nitidisastro (Sekretaris Dewan Pakar GMNI), Henda Sarwenda (Alumni GMNI Bandung), Tuti Turimayanti (Anggota DPRD Jawa Barat 2024-2029), serta Dr. Adiyana, M.Si. (Komisioner KIPD Jawa Barat).
Kehadiran para alumni memberikan motivasi tambahan bagi kader-kader muda GMNI untuk terus memperkuat persatuan di tengah dinamika organisasi.
Selain para Alumni GMNI, hadir pula tamu undangan yaitu Ketua KNPI yang diwakilkan serta Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung.
Konfercab ini diikuti oleh perwakilan Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) dari berbagai kampus di Bandung, termasuk DPK GMNI UPI, DPK GMNI Hukum UNLA, DPK GMNI Telkom, DPK GMNI Unikom, DPK GMNI FPIPS UPI, dan DPK GMNI STIT Yakasi.
Kehadiran para DPK menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan di tubuh GMNI Bandung tetap kokoh dalam semangat Marhaenisme.
Urgensi pelaksanaan Konfercab ini bukan semata-mata untuk memilih ketua baru, melainkan juga sebagai bukti bahwa eksistensi ajaran Marhaenisme masih terjaga dan semangatnya tetap hidup dalam setiap kader GMNI.
Marhaenisme, sebagai ajaran yang mengakar pada keadilan sosial, keberpihakan kepada kaum kecil, dan nasionalisme, terus menjadi landasan dalam perjuangan kader GMNI Bandung.
Muhammad Irvan Fadillah Ramadhan menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai ini di tengah perubahan zaman yang dinamis.
Dalam sambutannya pertamanya Muhammad Irvan Fadillah Ramadhan menyampaikan bahwa DPC GMNI Bandung diharapkan mampu melanjutkan perjuangan dan kontribusi yang telah dirintis oleh kepemimpinan sebelumnya, serta menjaga api perjuangan yang tak kunjung padam di Bumi Parahyangan dengan semangat persatuan dan kesatuan yang konsisten.
DPC GMNI Bandung akan terus menjadi wadah bagi kader-kader muda dalam memperjuangkan cita-cita keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. ;tambahnya (sg)



