JAKARTA, PARLEMENBANTEN.COM – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) resmi terpilih menjadi salah satu dari 16 perguruan tinggi mitra di Indonesia yang menerima bantuan pemerintah untuk menyelenggarakan program Bina Talenta Indonesia (BTI) Tahun 2026. Program berskala nasional besutan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Sekretariat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini resmi dibuka di Hotel Naraya, Jakarta, pada Selasa (2/6/2026 ).
Dalam pelaksanaannya, UNJ menjadi kampus persinggahan bagi 38 peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Selama program berlangsung, para peserta di UNJ akan mengikuti rangkaian pembinaan intensif yang berfokus pada penguatan kompetensi di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta pengembangan karakter.

Staf Ahli Kantor Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Negeri Jakarta, Dr. Dena Widyawan,M.Pd., menyatakan bahwa keterlibatan UNJ dalam BTI 2026 merupakan wujud nyata komitmen universitas dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional. Pembinaan ini difokuskan melalui pengembangan talenta bagi para guru dan peserta didik berprestasi.
“Melalui kegiatan ini, UNJ terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang pendidikan,” ujar Dr.Dena Widyawan,M.Pd.
Ia juga berharap program BTI Tahun 2026 tidak sekadar memberikan pengalaman berharga bagi para peserta. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran efektif yang melahirkan inovasi serta praktik pendidikan yang berdampak positif bagi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. Terpilihnya UNJ sebagai mitra menegaskan kembali posisi strategis kampus ini dalam mencetak generasi unggul yang berprestasi.
Pada acara pembukaan, Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Talenta Puspresnas, Retno Juni Rochmaningsih , menjelaskan bahwa BTI 2026 menyasar peserta didik jenjang pendidikan menengah, seperti SMA, SMK, MA, MAK, dan sederajat. Program tahun ini diikuti oleh total 1.080 peserta yang terdiri atas 800 murid dan 280 pemandu talenta.
Pelaksanaan program dibagi menjadi dua gelombang besar:
- Gelombang I (1–7 Juli 2026): Melibatkan 480 murid dan 160 pemandu talenta yang berfokus pada bidang STEM, Coding, dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI).
- Gelombang II (8–14 Juli 2026): Dilaksanakan di 11 perguruan tinggi mitra dengan melibatkan 80 murid bidang STEM, 100 murid dan 60 pemandu talenta bidang Coding, serta 120 murid dan 40 pemandu talenta bidang AI.
BTI dirancang sebagai program pengembangan talenta yang komprehensif melalui ekosistem pembelajaran yang terstruktur. Peserta akan melewati berbagai tahapan, mulai dari pretest, post-test, pendalaman materi, metode pembelajaran aktif, evaluasi, praktik, unjuk karya, hingga kunjungan ke Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Program ini juga dilengkapi dengan agenda pengimbasan saat peserta kembali ke sekolah masing-masing.
Kepala Puspresnas Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh perguruan tinggi yang telah berkolaborasi sebagai mitra penyelenggara BTI 2026.
“Terima kasih kepada seluruh universitas yang telah menjadi mitra dalam penyelenggaraan Balai Talenta Indonesia Tahun 2026. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mencetak talenta-talenta unggul Indonesia,” ungkap Maria.
Di akhir sambutannya, Maria secara khusus menitipkan seluruh peserta kepada perguruan tinggi mitra agar mereka memperoleh pengalaman belajar yang optimal. Ia berharap program ini mampu memberikan bekal berharga bagi peserta untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi di masa depan.
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) adalah salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia yang berpusat di Jakarta. Memiliki rekam jejak kuat sebagai kampus pendidikan, UNJ terus berkomitmen melahirkan tenaga pendidik professional dan sumber daya manusia unggul yang inovatif, berdaya saing, serta berkarakter demi kemajuan bangsa. (sg)



