SERANG,PARLEMENBANTEN.COM – Menjelang periode libur panjang, harga kamar hotel dan penginapan di kawasan wisata Pantai Anyer, Kabupaten Serang, dilaporkan mengalami lonjakan drastis hingga tiga kali lipat dari harga normal.
Kenaikan signifikan yang terjadi di hampir semua kelas hotel ini dikeluhkan oleh wisatawan karena dinilai tidak wajar dan memberatkan.
Salah satu wisatawan, Lestanto, mengungkapkan bahwa tarif kamar yang biasanya berada di kisaran Rp1,6 juta hingga Rp1,8 juta per malam, kini meroket hingga mencapai Rp7 juta.
“Biasanya di hari biasa itu sekitar Rp1,6 sampai Rp1,8 juta, sekarang bisa sampai Rp7 juta,” ujar Lestanto, menyoroti salah satu hotel populer di kawasan tersebut.
Lonjakan harga ini tidak hanya menyasar hotel berbintang, tetapi juga terjadi pada penginapan kelas menengah ke bawah.
Tarif yang biasanya di bawah Rp500 ribu pun ikut naik drastis menjadi jutaan rupiah per malam.
Kondisi ini membuat banyak wisatawan harus berpikir ulang untuk berlibur ke kawasan pantai tersebut.
Kenaikan harga yang fantastis juga terlihat pada paket menginap keluarga atau rombongan, yang bisa menembus angka Rp20 juta untuk kapasitas enam orang.
Diduga, lonjakan harga ini dipicu tingginya permintaan saat musim liburan, sementara ketersediaan kamar terbatas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola hotel maupun asosiasi perhotelan setempat terkait kebijakan kenaikan tarif tersebut.
Wisatawan diimbau untuk melakukan pemesanan lebih awal (booking jauh hari) dan membandingkan harga sebelum memutuskan menginap guna menghindari lonjakan biaya yang tidak terduga. (sg)



