KOTA TANGERANG, PARLEMENBANTEN.COM – Panggung politik dan parlemen di Provinsi Banten, khususnya Kota Tangerang, tengah dirundung duka yang mendalam. Ketua DPRD Kota Tangerang, H. Rusdi Alam, S.Th.I., M.S.M., dinyatakan berpulang ke rahmatullah pada Minggu, 19 Juli 2026. Kepergian tokoh legislatif yang dikenal akomodatif dan berintegritas ini menyisakan kesedihan luas bagi kolega maupun aktivis kepemudaan di Tanah Jawara.
Rangkaian penghormatan terakhir dan prosesi pemakaman almarhum berlangsung khidmat pada Senin (20/7/2026) pagi. Jenazah almarhum terlebih dahulu dishalatkan di rumah duka pada pukul 09.00 WIB, sebelum kemudian dibawa ke landmark religius Kota Tangerang, Masjid Raya Al-A’zhom, untuk dishalatkan secara berjamaah oleh ratusan pelayat pada pukul 10.00 WIB. Tepat pada pukul 10.30 WIB, tokoh pelayan masyarakat ini diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di Perumahan Bumi Indah.
Sebagai kelanjutan momentum pengiriman doa bagi almarhum, pihak keluarga menggelar acara pembacaan Surah Yasin dan tahlil untuk almarhum H. Rusdi bin H. Rahmat pada Senin malam, 20 Juli 2026 pukul 19.30 WIB. Agenda doa bersama ini dipusatkan di kediaman almarhum, Jl. Sukabakti II No. 16, Sukasari, Kota Tangerang.
Salah satu figur yang setia mengawal seluruh prosesi kedukaan ini adalah Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Selatan, Sopian Hadi Permana, S.Sos., M.A.P. Bagi Sopian, almarhum bukan sekadar pejabat publik biasa, melainkan sosok guru kehidupan, mentor politik, sekaligus abang yang meletakkan fondasi penting dalam perjalanan pengabdiannya.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah orang tua, guru, mentor, sekaligus abang kami tercinta, H. Rusdi Alam, S.Th.I., M.S.M.,” ujar Sopian Hadi Permana dalam pernyataan resminya.
Sopian mengungkapkan sebuah fragmen sejarah yang tidak banyak diketahui publik. Tepat pada 30 September 2024, bertempat di ruang Ketua DPRD Kota Tangerang, H. Rusdi Alam memanggil dirinya untuk sebuah mandat besar.
“Bukan sekadar memanggil, Abang memberikan sebuah amanah dan tanggung jawab yang begitu besar: meminta saya untuk mengawal dan mendampingi Abang selama mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang. Sejak hari itu, setiap langkah saya adalah bentuk dedikasi untuk mendampingi sosok pemimpin yang saya hormati dan saya kagumi,” urai Sopian dengan nada emosional.
Nilai-nilai kepemimpinan parlemen, integritas, serta ketulusan membela hak masyarakat yang diajarkan almarhum diakui Sopian menjadi energi utama. Dorongan dan restu almarhum pula yang melapangkan jalan bagi Sopian hingga dipercaya menakhodai DPD KNPI Kota Tangerang Selatan. Kedekatan personal keduanya bahkan begitu lekat, di mana almarhum memberikan perhatian luar biasa saat pernikahan Sopian pada Januari 2026 silam.
Baru sebulan lalu, mereka sempat menikmati liburan bersama ke Pulau Pahawang, Lampung, untuk melepas penat dari aktivitas kedinasan. “Harusnya akhir bulan ini kita mendaki Gunung Agung, seperti yang Abang inginkan. Kita juga masih memiliki mimpi untuk berangkat menunaikan ibadah umrah bersama; saya, Rizky, dan Abang. Namun ternyata Allah SWT memiliki rencana yang jauh lebih indah,” tutur Sopian.
Sopian menegaskan, relasi di antara mereka telah melampaui batas hubungan struktural antara pimpinan dan tim kerja. Hubungan tersebut telah bertransformasi menjadi ikatan darah.
Secara khusus, Sopian menghaturkan rasa hormat dan terima kasih kepada keluarga inti almarhum. “Terima kasih kepada Teh Anita, Abang Fairuz, Kak Namira, dan Dede Syahira yang telah menerima saya dengan penuh kehangatan sebagai bagian dari keluarga. Selama Allah memberikan kemampuan, saya akan terus menjaga silaturahmi ini,” tegasnya.
Menutup pengawalan terakhirnya dari rumah duka hingga liang lahad, Sopian menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama masa khidmat mendampingi almarhum di ranah publik maupun domestik.
“Selamat jalan, Bang H. Rusdi Alam, S.Th.I., M.S.M. Terima kasih atas setiap ilmu, kepercayaan, kasih sayang, perhatian, dan kesempatan yang telah diberikan kepada saya. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa Abang, menerima seluruh amal ibadah, melapangkan alam kubur, dan menempatkan Abang di Surga Firdaus tanpa hisab. Al-Fatihah,” pungkas Sopian Hadi Permana. (sg)



