TANGERANG SELATAN,PARLEMENBANTEN.COM — Lapangan Juramangu Timur menjadi saksi bisu perjuangan dramatis di bawah terik matahari sore. Senin, 13 Juli 2026, bukan hari biasa bagi kesebelasan Satpol PP Tangsel FC. Di luar lapangan, mereka adalah para penegak peraturan daerah (Perda) yang kerap diidentikkan dengan ketegasan.
Namun sore itu, di hadapan ribuan pasang mata penonton Open Tournament Jurtim Cup XVII 2026, mereka bertransformasi menjadi sebelas pejuang rumput hijau yang mengandalkan taktik, fisik, dan ketahanan mental luar biasa demi merebut tiket lolos ke babak 32 besar.
Ada pemandangan menarik di bangku cadangan Satpol PP Tangsel FC sore itu. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tangerang Selatan, Dahlan, S.Sos., tampak hadir langsung di pinggir lapangan. Mengenakan pakaian kasual, kehadiran orang nomor satu di Satpol PP Tangsel ini menjadi suntikan moral sekaligus bahan bakar motivasi yang luar biasa bagi para pemain yang sedang bertarung hidup-mati di dalam lapangan.
Turnamen legendaris Jurtim Cup edisi ke-17 tahun ini menyajikan persaingan yang jauh lebih kejam. Berlangsung maraton sejak 28 Juni hingga partai Grand Final pada Minggu, 30 Agustus 2026, kompetisi antarkampung (tarkam) paling bergengsi di Pondok Aren ini menerapkan sistem gugur tunggal sejak awal. Format tanpa ampun ini langsung mempertemukan 64 tim terbaik di fase awal, di mana tim yang kalah langsung tersingkir tanpa ampun.
Selain gengsi antar-tim yang dipertaruhkan, daya tarik turnamen sepak bola tahunan ini juga terletak pada nilai hadiahnya. Demi memperebutkan trofi bergengsi dan total hadiah uang pembinaan hingga puluhan juta rupiah, setiap tim tampil habis-habisan di setiap menit laga bergulir.
Dengan sistem yang tidak menyisakan ruang bagi kesalahan sekecil apa pun, tensi tinggi langsung menyelimuti lapangan sejak peluit kick-off ditiup pukul 16.00 WIB. Lawan yang harus dihadapi Satpol PP Tangsel FC di babak 64 besar sore itu adalah Bakoel FC, tim amatir tangguh yang terkenal dengan permainan kolektif dan serangan balik cepatnya.
Bakoel FC langsung menekan sejak menit awal, sementara Satpol PP Tangsel FC merespons dengan organisasi pertahanan yang sangat disiplin—sebuah cerminan dari latar belakang profesi mereka yang terbiasa dengan komando dan formasi ketat. Di bawah tatapan waspada dari Kasatpol PP Dahlan, S.Sos. di pinggir lapangan, jual beli serangan terjadi sepanjang 2×35 menit. Namun, rapatnya lini belakang kedua kesebelasan membuat papan skor tetap kaku di angka 0-0 hingga waktu normal usai.
Tanpa babak tambahan, drama penentuan nasib menuju babak 32 besar ini berpindah ke titik putih. Di sinilah mentalitas “Korps Praja Wibawa” benar-benar diuji. Tekanan penonton yang memadati pinggir lapangan Juramangu Timur begitu bising, namun para algojo Satpol PP Tangsel FC menunjukkan ketenangan tingkat tinggi. Sebelum adu penalti dimulai, Dahlan, S.Sos. sempat memberikan gestur penyemangat dari bench untuk mencairkan ketegangan skuadnya.
Satu per satu penendang Satpol PP Tangsel FC maju dengan langkah tegap. Dengan presisi dan dingin, lima eksekutor mereka sukses menyarangkan bola ke dalam gawang. Sebaliknya, ketangguhan mental kiper Satpol PP Tangsel FC berhasil mematahkan satu eksekusi dari pemain Bakoel FC. Skor akhir penalti berkesudahan 5-3 untuk kemenangan Satpol PP Tangsel FC, yang langsung disambut pelukan hangat dan selebrasi gembira dari Kasatpol PP Dahlan, S.Sos. bersama seluruh tim.
Keberhasilan menembus babak 32 besar ini menjadi bukti sahih bahwa di balik seragam dinas yang kaku, ada bakat-bakat sepak bola yang luar biasa serta sportivitas tinggi yang mampu menghibur masyarakat melalui jalur prestasi olahraga. Perjalanan melintasi kejamnya sistem gugur menuju takhta juara dan hadiah utama pada 30 Agustus 2026 masih sangat panjang.
Atmosfer ketat turnamen pun terus bergulir tanpa henti. Rentetan pertandingan sengit di Lapangan Juramangu Timur terus bergulir memakan korban tim-tim besar hingga Minggu, 19 Juli 2026 sore nanti. Namun, satu rintangan besar telah sukses dilewati oleh skuad Praja Wibawa dengan kepala tegak, siap menyambut tantangan berikutnya di fase 32 besar. (PB/Red)



