TANGERANG,PARLEMENBANTEN.COM– Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menekankan pentingnya kepemimpinan kewilayahan yang kuat untuk memastikan setiap permasalahan di masyarakat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Evaluasi Kewilayahan yang berlangsung di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Puspem Kota Tangerang, Senin (11/05/2026).
Dalam arahannya, Maryono menggarisbawahi bahwa keberhasilan pembangunan dan pelayanan publik sangat bergantung pada sinergi antar lini.
Ia mendorong optimalisasi kolaborasi pentahelix—yang melibatkan pemerintah, akademisi, badan usaha, komunitas, dan media sebagai kunci penyelesaian masalah.
“Jika setiap pemimpin wilayah menjalankan perannya dengan baik dan kolaborasi pentahelix berjalan optimal, maka persoalan dapat diselesaikan sejak dini sebelum menjadi besar. Ini harus menjadi kesadaran bersama,” tegas Maryono di hadapan para Kepala Perangkat Daerah, camat, serta lurah.
Sejalan dengan hal tersebut, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, juga menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot Tangerang untuk bekerja nyata dan responsif.
Sachrudin mengingatkan agar camat dan lurah memperkuat komunikasi dengan dinas terkait guna memutus mata rantai persoalan klasik seperti jalan berlubang hingga kebersihan lingkungan.
“Respons aduan masyarakat harus cepat, tepat, dan solutif, bukan sekadar retorika,” ujar Sachrudin.
Selain fokus pada infrastruktur, rapat evaluasi ini juga menyoroti isu kesehatan.
Pemkot Tangerang berkomitmen memaksimalkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif.
Melalui kepemimpinan kewilayahan yang solid dan kolaborasi lintas sektor yang ditekankan oleh Wakil Wali Kota Maryono, Pemkot Tangerang optimistis dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih berdampak dan solutif bagi seluruh warga. (system)



