TANGERANG SELATAN, PARLEMENBANTEN.COM – Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangerang Selatan, M. Ervin, bersama Sekretaris Umum KONI Tangsel, Irfan, menghadiri sekaligus membuka Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) tingkat Kota Tangerang Selatan di Gedung DPRD Kota Tangsel, Sabtu (28/3/2026).
Mengusung tema “Sinergi Bersama Mewujudkan Kejuaraan ORADO yang Profesional dan Berprestasi di Tangsel”, ajang ini menjadi tonggak penting dalam mentransformasi permainan domino dari sekadar hobi menjadi cabang olahraga prestasi yang terukur.
Dalam sambutannya, Plt. Kadispora Tangsel M. Ervin menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan organisasi olahraga. Ia mengapresiasi langkah ORADO Tangsel yang dinilai progresif dalam menjaring bibit atlet.
“Pemerintah daerah melalui Dispora sangat mendukung turnamen berjenjang seperti ini. Kita ingin melihat domino bukan lagi sekadar permainan pengisi waktu luang, tapi menjadi disiplin olahraga yang mampu menyumbang medali dan membanggakan Tangerang Selatan di tingkat nasional,” ujar Ervin.
“Kehadiran Dispora di sini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan setiap cabang olahraga, termasuk Domino melalui ORADO, memiliki ekosistem yang sehat. Kita ingin membangun mentalitas juara sejak dini. Kejurcab ini bukan sekadar kumpul-kumpul, tapi standarisasi menuju atlet profesional yang siap bertarung di level yang lebih tinggi,” tegas M. Ervin.
Senada dengan hal tersebut, Sekum KONI Tangsel, Irfan, menyoroti aspek teknis dan integritas kompetisi.
Kehadiran Irfan dalam acara ini mempertegas posisi ORADO sebagai bagian dari ekosistem olahraga prestasi di bawah pembinaan federasi yang terstruktur.
“Kejurcab ini adalah pintu gerbang. Para pemenang dari sini tidak hanya membawa pulang trofi, tapi memikul tanggung jawab mewakili Tangsel di ajang Kejurnas ORADO April mendatang di Jakarta. Kami memastikan seleksi berjalan profesional dan transparan,” tegas Irfan.
“KONI Tangsel melihat potensi besar pada olahraga domino untuk menyumbang prestasi bagi kota ini. Saya instruksikan agar penjaringan ini dilakukan secara objektif. Kita butuh atlet yang memiliki ketajaman strategi dan disiplin tinggi, karena target kita adalah membawa pulang medali emas pada Kejurnas di Jakarta bulan April mendatang,” ujar Irfan dengan optimistis.
Kejurcab ORADO Tangsel kali ini diikuti oleh puluhan tim dengan biaya registrasi sebesar Rp100.000 per tim.
Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi nasional di bawah naungan PB ORADO untuk menyaring atlet-atlet terbaik yang akan berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada April 2026 di Jakarta.
Sebagai perpanjangan tangan dari Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO), pengurus tingkat Kota Tangsel terus berkomitmen melakukan sosialisasi masif.
Melalui gedung parlemen hari ini, ORADO menunjukkan bahwa olahraga domino kini telah diakui secara resmi dan memiliki standar kompetisi yang profesional di Indonesia. (sg)



