SERANG, parlemenbanten.com – Menyeimbangkan peran sebagai seorang pelayan publik sekaligus pengusaha sukses bukanlah perkara mudah. Namun, hal tersebut berhasil dibuktikan oleh Wini Daniatul Afiah, S.KM.
Di balik dedikasi sehari-hari dalam mengemban amanah sebagai abdi negara di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, perempuan inspiratif berlatar belakang Sarjana Kesehatan Masyarakat ini merupakan sosok kunci di balik lahirnya destinasi hits Migo Cafe & Migoland Agrowisata.
Memanfaatkan waktu di luar jam dinasnya, Wini Dafiah mampu menyalurkan kreativitas dan kecintaannya pada alam serta seni budaya ke dalam sebuah bisnis yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.
“Sebagai bagian dari keluarga besar Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, focus utama saya tentu memberikan kinerja dan pelayanan terbaik bagi masyarakat di bidang kesehatan. Namun, Migo Cafe dan Migoland Agrowisata adalah ruang bagi saya untuk berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi kreatif dan menghadirkan alternatif wisata yang sehat bagi keluarga,” ujar Wini Dafiah, S.KM selaku Owner kepada parlemenbanten.com

Destinasi yang terletak di Kampung Prapatan, Kecamatan Curug, Kota Serang ini sebenarnya berada di dalam kawasan Kampung Wisata Lima Umah.
Kawasan wisata terpadu ini digagas pertama kali oleh Wini Dafiah pada tahun 2019, berbekal pengalamannya yang aktif di berbagai organisasi pariwisata sejak 2016.
Kampung Wisata Lima Umah mengusung konsep lima pilar pemberdayaan masyarakat yang dikelola bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), yaitu:
1. Umah Seni: Jantung pelestarian budaya yang bertempat di kediaman orang tua Wini Dafiah. Tempat ini menaungi Sanggar Seni Tari Nirmala (dikelola oleh sang kakak) dan Sanggar Seni Musik Karawitan Purbasari (dikelola oleh orang tua).
2.Umah Baca: Ruang literasi dan jendela ilmu bagi anak-anak sekitar.
3.Umah Mangan: Pusat kuliner khas lokal.
4.Umah Sayur: Pusat edukasi ketahanan pangan berbasis pertanian sayur.
5.Umah Buah: Sektor potensial yang menjadi cikal bakal agrowisata komersial.

Lahirnya Migoland pada tahun 2024 tidak lepas dari kolaborasi strategis di area Umah Buah bersama pemilik lahan, yakni Bapak Prof. Dr. Ir. H. Ali Zum Mashar.
Nama “Migo” sendiri diambil dari nama produk fenomenal temuan Prof. Ali, yaitu Pupuk Mikroba Google.
Lewat sentuhan teknologi hayati dan riset dari sang profesor, lahan ini disulap menjadi agrowisata subur yang eksis dan konsisten menjadi salah satu daya tarik wisata (DTW) unggulan di Provinsi Banten.
Sebagai destinasi terpadu, Migoland Agrowisata menawarkan pemandangan hijau yang menyegarkan mata, kolam renang, hingga fasilitas mini zoo.
Di area agrowisata, pengunjung terutama anak-anak bisa belajar lebih dekat mengenai dunia pertanian seperti menanam padi serta memetik buah dan sayur, menjadikannya pilihan tepat untuk wisata edukasi sekolah (field trip), family gathering, maupun kegiatan outbound.
Setelah puas berkeliling menikmati suasana alam, pengunjung dapat bersantai di Migo Cafe yang menyajikan aneka ragam menu kuliner dengan harga yang terjangkau.
Selain kafe, area ini juga dilengkapi fasilitas glamping (glamorous camping) dan ruang VVIP bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi menginap di tengah ketenangan alam.
Keberhasilan Wini dalam mengelola bisnis tanpa mengabaikan tugas pokoknya di Dinkes Kabupaten Serang menjadi pembeda yang bernilai berita tinggi.
Ia menegaskan bahwa profesionalisme adalah kunci utama. Di siang hari, fokusnya seratus persen tertuju pada tugas-tugas pelayanan publik dan program kesehatan masyarakat di dinas.
Selepas jam kantor dan pada hari libur, barulah ia mencurahkan energinya untuk mengawasi operasional tempat wisata.
Kisah Wini Daniatul Afiah menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan waktu bukanlah penghalang untuk terus berinovasi.
Melalui Migo Cafe & Migoland Agrowisata, ia tidak hanya berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar melalui Pokdarwis, tetapi juga turut mempromosikan potensi wisata daerah Serang ke tingkat yang lebih luas.

Untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengunjung yang ingin berlibur bersama keluarga maupun kerabat, destinasi wisata one-stop leisure ini menawarkan rincian fasilitas serta estimasi tarif masuk yang sangat ramah di kantong pembaca:
1. Tiket Masuk Utama: Mulai dari Rp10.000 hingga Rp20.000 per orang (sudah termasuk akses menikmati keindahan alam, berswafoto di spot instagramable, dan melihat area mini zoo). Tarif dapat berubah saat akhir pekan atau hari libur nasional.
2. Fasilitas Kolam Renang: Berkisar antara Rp15.000 hingga Rp25.000 per orang untuk menikmati kolam renang yang bersih dan aman.
3.Migo Cafe: Menyajikan aneka pilihan menu kopi khas, camilan tradisional, hidangan utama, hingga minuman segar dengan variasi harga menu yang bersahabat, mulai dari Rp15.000 sampai Rp50.000 saja.
4.Fasilitas Glamping: Bagi pengunjung dari luar daerah atau keluarga yang ingin merasakan sensasi menginap di tengah suasana alam yang asri, tarif sewa area glamping berkisar mulai dari Rp350.000 hingga Rp600.000 per malam (tergantung pada tipe fasilitas dan kapasitas tenda).
Destinasi ini juga menyediakan paket sewa ruang VVIP untuk pertemuan formal, serta area terbuka hijau luas yang sangat cocok untuk kegiatan family gathering, outbound, maupun field trip sekolah dengan harga paket khusus yang dapat disesuaikan melalui reservasi terlebih dahulu.
Bagi Anda yang ingin melakukan reservasi tempat untuk acara family gathering, field trip sekolah, pemesanan ruang VVIP, maupun info ketersediaan unit glamping, dapat menghubungi layanan informasi resmi Migo Cafe & Migoland Agrowisata melalui: Instagram Resmi: @migocafe_migoland / @migoland.agrowisata
Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB (khusus akhir pekan buka lebih awal).
Yuk, agendakan liburan seru dan edukatif bersama keluarga tercinta di Migo Cafe & Migoland Agrowisata Curug, Kota Serang! (Red)



