TANGERANG SELATAN,18 Maret 2026– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangerang Selatan resmi menjalin kerja sama strategis dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangerang Selatan untuk penguatan pelestarian seni budaya dan olahraga pencak silat di lingkungan pendidikan.
Kesepakatan ini dibahas dalam pertemuan antara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni, dengan Ketua Umum IPSI Tangsel, Delima Bungsu Andi, pada Selasa (17/3/2026).
Kadisdikbud Tangsel, Deden Deni, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menjadikan pencak silat sebagai instrumen penguatan karakter siswa. Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan warisan budaya yang sarat akan nilai disiplin, etika, dan religiusitas.
“Kami ingin pencak silat semakin masif di sekolah-sekolah, baik melalui ekstrakurikuler maupun kegiatan pengenalan budaya. Dengan bantuan IPSI, kami pastikan pembinaan atlet pelajar di Tangsel memiliki jalur yang jelas dan terstruktur,” ujar Deden.

Senada dengan hal tersebut, Ketua IPSI Tangsel, Delima Bungsu Andi, menyambut baik langkah proaktif Disdikbud. Ia menegaskan bahwa IPSI siap menerjunkan pelatih-pelatih kompeten untuk mendampingi sekolah dalam mencetak bibit unggul pesilat dari tingkat dasar.
“Kerja sama ini adalah langkah besar untuk memastikan regenerasi pesilat di Tangsel tidak terputus. Kami ingin anak-anak muda kita bangga dengan budayanya sendiri sekaligus meraih prestasi di kancah nasional maupun internasional,” tegas Delima.
Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berharap pencak silat dapat menjadi identitas kuat bagi pelajar di Kota Tangerang Selatan, sekaligus menekan angka kenakalan remaja melalui penyaluran energi positif di bidang olahraga bela diri. (sg)



