BANTEN ,(parlemenbanten.com) -Jabatan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, resmi dijabat pelaksana tugas (Plt) terhitung sejak 1 Maret 2026 karena ditinggal pensiun.
Sebelumnya, posisi tersebut dijabat Agus M Tauchid dan kini digantikan oleh Nasir M Daud, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten.
Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Nasir M Daud mengatakan, dirinya ditunjuk menjadi Plt oleh Gubernur Banten, karena pejabat sebelumnya Agus M Tauchid telah pensiun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Terkait hal itu, mulai Senin (2/3/2026) dirinya akan menjalankan tugas di dua instansi berbeda.
“Insya Allah mulai Senin, akan fokus membantu pak Gubernur dalam menjalan program-program yang sudah direncakan, diantaranya yang mendukung Program Gubernur, Wakil Gubernur dan Bapak Presiden,” katanya, Minggu (1/3/2026).
Nasir mengatakan, ada beberapa pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan ditahun 2026 ini. Tugas itu sebagaimana dituangkan dalam program kerja pembangunan Dinas Pertanian Provinsi Banten tahun 2026.
“Ada beberapa program yang harus dilaksanakan, yaitu meningkatkan produksi komoditas pangan pokok dalam rangka swasembada pangan,memperbaiki infrastruktur air,” tambahnya.
Selain itu, kata dia, masih ada program lain yang harus dilaksanakan dengan baik agar visi dan misi kepala daerah dapat terlaksana dengan baik. Dengan begitu, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2030 dapat dilakukan dengan tepat.
“Seperti mengoptimalkan alat mesin pertanian baik pra maupun pasca panen, berusaha mengembangkan komoditas strategis sesuai lokasi, mengembangkan komoditas strategis yg mempengaruhi inflasi pangan (bawang dan cabe),” paparnya.
Selain itu, dirinya juga diberikan amanah untuk mensukseskan beberapa program unggulan lainnya yang sudah direncakan. Tujuannya, kata dia, selain meningkatkan perekonomian para petani, juga agar Banten tetap menjadi salah satu lumbung nasional.
“Ada juga meningkatkan produksi komoditas pangan hewani mendukung program MBG, meningkatkan peran kelembagaan teknis dalam mendukung penangkaran benih padi dan produksi lainnya, dan meningkatkan koordinasi yg sudah terjalin selama ini dengan berbagai stakeholder pertanian vertikal dan horizontal,” ujarnya.
Nasir juga meminta, agar semua pihak bisa bekerja sama dengan baik, khususnya para pegawai di instansi terkait. Dengan begitu, program kerja dan PR yang ada bisa dilaksanakan dengan baik, dan program pembangunan dapat terlaksana.
“Doakan saya diberikan kemudahan dan kekuatan dalam menjalankan tugas ini,” tandasnya.
Sementara, Agus M Tauchid mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terbangun selama dirinya menjadi abdi megara di Pemprov Banten. Dia berharap, program kerja dan PR ditahun 2026 dapat terlaksana dengan baik dan terselesaikan dengan optimal.
“Terima kasih atas kerja samanya, mohon maaf apabila ada kesalahan. Semoga pekerjaan yang belum terselesaikan dapat diselesaikan dengan baik, terutama terkait dengan kesejahteraan petani,” imbuhnya.(Dior)



