Pandeglang,parlemenbanten.com – Ketua Harian Banten Muda Penggiat Pariwisata (BMPP) Provinsi Banten, Nayla Zahroe Azharinie, mengagumi kekayaan komoditas kopi lokal serta konsep edukasi yang ditawarkan oleh salah satu destinasi kuliner dan wisata di Kabupaten Pandeglang.
Hal tersebut diungkapkan Nayla saat mengunjungi K-Track Coffee yang berlokasi di kawasan Citaman, Lawang Taji, Gunung Karang, Kabupaten Pandeglang. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya (@naylazaachn) pada Jumat (23/10/2026), ia membagikan pengalamannya menikmati perpaduan wisata alam dan edukasi budaya kopi di tempat tersebut.
“Saya berkesempatan belajar, menikmati, sekaligus mengenal lebih dekat sejarah kopi dunia dan kekayaan kopi asli Kabupaten Pandeglang di K-Track Coffee,” ujar Nayla sebagaimana dikutip dari akun media sosial miliknya, Jumat (23/10).

Menurut tokoh pemuda peraih penghargaan Women of Community Impact 2026 ini, K-Track Coffee tidak hanya sekadar tempat bersantai atau kedai kopi biasa. Destinasi ini dinilai sukses mengemas potensi alam lokal menjadi kawasan eduwisata yang bernilai tinggi bagi masyarakat dan wisatawan.
“Selain menyajikan kopi nikmat dengan suasana alam yang sejuk dan menenangkan, tempat ini juga menjadi lokasi eduwisata yang luar biasa. Di mana kita tidak hanya menikmati kopi, tapi juga belajar proses, sejarah, dan budaya perkopian secara langsung,” tambah Nayla.
Pengembangan eduwisata berbasis komoditas lokal di kaki Gunung Karang ini diharapkan mampu menangkap peluang pasar pariwisata Banten yang semakin terbuka lebar. Kehadiran destinasi kreatif dan keterlibatan organisasi kepemudaan seperti BMPP Banten diproyeksikan dapat memperkuat sektor ekonomi kreatif (ekraf) dan UMKM penunjang, seiring dengan akselerasi infrastruktur tol penunjang menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Pandeglang. (sist)




