TANGERANG, parlemenbanten.com— Keluarga besar masyarakat Karo yang tergabung dalam Arisan Persadaan Merga Silima Kuta Bumi Sekitarnya sukses menggelar upacara pelantikan dan pengukuhan pengurus baru untuk periode 2026-2029.
Acara yang berlangsung khidmat, meriah, dan sarat dengan nilai kekeluargaan ini diselenggarakan di Tangerang pada Sabtu (19/9/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Hiu Biu Chun Ginting resmi dikukuhkan sebagai Ketua, didampingi oleh Lentisius Tarigan sebagai Sekretaris, dan Ridawati Br Tarigan sebagai Bendahara.
Kepengurusan baru ini diperkuat oleh jajaran fungsionaris lainnya yang siap mengemban amanah untuk menjalankan roda organisasi selama tiga tahun ke depan.
Prosesi sakral pelantikan ditandai dengan penyerahan Bendera Kebesaran Persadaan Merga Silima Kuta Bumi Sekitarnya dari Ketua periode sebelumnya, Pt. Juneydi Putra Tarigan, kepada Ketua terpilih Hiu Biu Chun Ginting.
Prosesi serah terima bendera pataka ini disaksikan langsung dengan penuh antusias oleh seluruh pengurus dan anggota yang hadir memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya setelah resmi dilantik, Ketua Terpilih Periode 2026-2029, Hiu Biu Chun Ginting, menyampaikan rasa terima kasih atas amanah besar yang diberikan kepadanya.
“Tugas ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Fokus utama kami dalam tiga tahun ke depan adalah mempererat persatuan, memastikan nilai-nilai kekerabatan merga silima tetap hidup di tanah rantau, serta menjadikan organisasi ini sebagai rumah yang aman dan saling mendukung bagi seluruh keluarga besar Karo di Kutabumi dan sekitarnya,” ujar Hiu Biu Chun Ginting.
Sementara itu, Ketua Periode Sebelumnya, Pt. Juneydi Putra Tarigan, menitipkan harapan besar agar kepengurusan baru mampu membawa organisasi melangkah lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Saya meyakini kepengurusan di bawah kepemimpinan saudara Hiu Biu Chun Ginting akan membawa energi baru yang positif. Terima kasih atas dukungan luar biasa dari seluruh pengurus dan anggota selama masa bakti kami. Mari kita dukung penuh jajaran yang baru agar Arisan Persadaan Merga Silima semakin solid dan jaya,” ungkap Pt. Juneydi Putra Tarigan saat memberikan sambutan pelepasan.

Suasana kehangatan juga dirasakan langsung oleh para anggota. Salah seorang perwakilan anggota yang hadir menyampaikan rasa haru dan bangganya atas terselenggaranya acara ini dengan begitu meriah.
“Pelantikan ini benar-benar mengobati rasa rindu kami akan suasana kampung halaman. Melalui momentum ini, kami berharap persaudaraan antara marga Ginting, Tarigan, Sembiring, Karo-Karo, dan Perangin-angin di Kutabumi ini semakin erat, kompak dalam suka maupun duka, serta terus melestarikan adat budaya kita ke generasi muda,” tutur perwakilan anggota tersebut.
Arisan Persadaan Merga Silima merupakan wadah organisasi adat, budaya, sekaligus pemersatu bagi masyarakat suku Karo yang berdomisili di wilayah Kutabumi, Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.

Organisasi ini menaungi keluarga besar yang mencakup lima pilar marga utama Karo (Merga Silima), yaitu Merga Ginting, Tarigan, Sembiring, Karo-Karo, dan Perangin-angin.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan yang baru ini, Arisan Persadaan Merga Silima Kuta Bumi Sekitarnya berkomitmen untuk terus mempererat tali silaturahmi antar masyarakat Karo di tanah rantau, melestarikan nilai-nilai luhur adat budaya, serta memberikan kontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang.
Arisan Persadaan Merga Silima Kuta Bumi Sekitarnya adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang berbasis adat dan budaya Karo di wilayah Kutabumi, Kabupaten Tangerang, Banten.
Organisasi ini berfungsi sebagai wadah pemersatu, gotong royong, dan pelestarian budaya bagi warga Karo dari lima marga utama (Ginting, Tarigan, Sembiring, Karo-Karo, Perangin-angin). (sg)



