Tangerang (parlemenbanten.com) – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang responsif dan tanggap. Setelah menerima laporan dari masyarakat melalui media sosial terkait kondisi Jembatan Persimpangan Kukun yang mengalami kerusakan, DBMSDA langsung menerjunkan tim teknis untuk melakukan penanganan darurat.
Laporan pertama mengenai kondisi jembatan yang membahayakan tersebut diunggah melalui akun Instagram InfoRajeg, yang memperlihatkan adanya plat besi jembatan yang bergeser serta munculnya lubang pada permukaan jembatan. Situasi ini dinilai sangat berisiko, terutama bagi pengendara roda dua, apalagi di tengah curah hujan tinggi yang memperparah kerusakan.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menyatakan bahwa pihaknya segera merespons dengan menurunkan tim dari UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah VII untuk melakukan survei dan penanganan awal di lapangan.
“Begitu kami menerima laporan dari masyarakat, tim teknis langsung turun ke lokasi. Kami langsung melakukan penanganan awal agar kerusakan tidak semakin membahayakan pengguna jalan,” ujar Iwan Firmansyah, Sabtu (21/6/2025).
Menurut Iwan, kerusakan tersebut disebabkan oleh faktor usia jembatan yang memang sudah memerlukan perawatan berkala, ditambah dengan kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir yang mempercepat kerusakan struktural.

Perbaikan Darurat dan Rencana Permanen
Sebagai langkah cepat, tim di lapangan melakukan stabilisasi plat besi yang bergeser dan penutupan lubang sementara untuk mencegah risiko kecelakaan. DBMSDA juga telah menyusun rencana perbaikan permanen, meliputi pembongkaran pada titik kerusakan, penguatan struktur dengan besi tulangan, dan pengecoran ulang menggunakan beton berkualitas di area terdampak.
Selama proses perbaikan berlangsung, pihak dinas memberlakukan penutupan akses sementara di lokasi tersebut demi keselamatan pengguna jalan. Masyarakat diminta untuk menggunakan jalur alternatif yang lebih aman.
“Kami mohon pengertian dari warga. Penutupan ini demi keselamatan bersama, dan kami akan berupaya menyelesaikan perbaikan secepat mungkin,” tambah Iwan.
Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa dilibatkan dan didengar dalam menjaga keselamatan dan kualitas infrastruktur daerah. DBMSDA Kabupaten Tangerang menegaskan bahwa mereka selalu terbuka terhadap laporan dan masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya pelayanan publik yang responsif dan transparan.
Dengan penanganan yang tepat dan cepat, diharapkan kondisi Jembatan Persimpangan Kukun dapat segera kembali normal dan aman digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. (Advertorial)



