Tangerang,(parlemenbanten.com) – Warga Desa Cangkudu RT.04/03 Kec.Balaraja Kab.Tangerang Lakukan Demo Terhadap Pabrik Bintang Orbit Surya Sejahtera (BOSS) yang berlokasi di JL.Raya Serang KM.28, jumat 28 Februari 2025.
Pabrik penghasil High Pressure Laminate (HPL) diduga mencemari Lingkungan, menimbulkan bau menyengat, dan menyebabkan banjir.
Puluhan Warga Cangkudu menuntut stop produksi, dengan membawa spanduk bertuliskan “Cangkudu Darurat Bau”.
Salah satu warga peserta aksi demo, ibu Dewinta (35) menyampaikan keluhannya “Bau ini seperti racun, beberapa anak sampai sesak nafas dan harus dibawa ke dokter, selain mengganggu pernafasan bau kimia PT.boss juga menyebabkan mata perih serta menempel di pakaian dan dinding rumah”.
menurut informasi dari warga, mereka telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah desa, Polsek Balaraja, hingga Pemkab Tangerang, namun hingga kini tidak ada respon dari pihak berwenang.
“Kami punya bukti foto dan vidio korban tapi mereka tutup mata, ini keterlaluan,”ujar Romdoni, koordinator Desa Cangkudu.
perlu diketahui sebelumnya perusahaan juga telah menyebabkan dampak banjir, namun Kepala desa cangkudu Tidak ada kepedulian terhadap warganya. Bahkan pernah dilaksanakan musyawarah di Kantor desa Cangkudu, tapi tetap kepala desa cangkudu tidak hadir.
Romdoni menduga sikap pasif pemerintah desa terkait konflik kepentingan. sebab PT.Almeer, Perusahaan alih daya yang bekerja sama dengan PT.BOSS, diduga milik kepala desa cangkudu.
“Kalau benar itu perusahaan miliknya, wajar saja kepala desa cangkudu bungkam, Ini jelas konflik kepentingan”, ujar Romdoni.
Sudah berbulan bulan warga menunggu respon pemerintahan desa namun tidak ada pergerakan, mereka mendesak pemberhentian PT.BOSS dan meminta pertanggung jawaban atas kesehatan yang dialami warga.
“Kami lelah dan tidak akan menyerah kalau perlu kami akan membawa masalah ini kepengadilan,”ujar Romdoni.(Karina)



