TANGERANG SELATAN,parlemenbanten.com – Komitmen lintas legislatif ditunjukkan secara nyata oleh jajaran Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Banten beserta jajaran DPRD tingkat Kabupaten/Kota se-Tangerang Raya. Para wakil rakyat tersebut turun langsung ke lapangan guna mengawal agenda pelepasan keberangkatan bus rombongan tim sepak bola U-17 Banteng Banten FC menuju turnamen nasional Soekarno Cup 2026 di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu malam (8/8/2026).
Acara pelepasan konstituen muda yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan tersebut dipimpin secara resmi oleh Wanto Sugito, S.Sos.I., M.Sos. selaku Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten yang juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan.

Hadirnya fungsionaris partai yang menduduki kursi kedewanan di tingkat Provinsi Banten mempertegas bahwa pembinaan generasi muda merupakan salah satu fokus penting kebijakan partai di ranah publik. Di lokasi acara, terpantau hadir antara lain Iwan Rahayu, SE, Dr. Yeremia Mendrofa, ST., MM., MBA, Nia Purnama Sari, S.Pd,Muhlis, SH, Abraham Garuda Laksono, BIT.
Tak hanya perwakilan tingkat provinsi, jajaran Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan juga hadir memberikan motivasi, seperti Adi Surya Purba, S.Sos., M.IP. , Syamsul Hariyanto, Ledy MP Butar-Butar, SE, Amar, dan Made Laksmi Pusparini.
Dari Kota Tangerang, hadir Gatot Wibowo, S.IP., M.IP, Gesuri Mesias Bintang Merah, B.Commun., M.Sos., dan Teja Kusuma, S.IP., M.Kesos.. Dari Kabupaten Tangerang, hadir Dicky Setiawan yang bertindak dalam kapasitasnya sebagai Bendahara DPC Kabupaten Tangerang sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Tangerang.
Jajaran legislator Banten menyambut positif struktur regulasi kompetisi yang dirancang oleh Panitia Pusat. Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, SH., MH., yang juga mengemban posisi strategis sebagai Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan serta Anggota Komisi II DPR/MPR RI, menyatakan turnamen ini mengusung misi pemerataan hak bagi anak bangsa.

Guna melahirkan keadilan kompetisi, turnamen ini ditutup rapat bagi para pemain yang telah terdaftar di liga profesional formal seperti Liga 1, Liga 2, Liga 3, maupun Elite Pro Academy (EPA). Kebijakan ini dinilai para anggota dewan Banten sebagai langkah konkret dalam membuka ruang bagi anak-anak daerah yang memiliki keterbatasan akses sosial-ekonomi agar tetap bisa bersaing di kancah nasional.
Dalam arahannya, Wanto Sugito mengingatkan pentingnya aspek kerja sama fungsional dan disiplin individu di arena tanding. “Di lapangan, tidak ada kemenangan yang diraih tanpa latihan. Tidak ada prestasi tanpa disiplin. Dan tidak ada juara tanpa kerja sama. Harusnya Banteng Banten FC bisa menjadi juara di Soekarno Cup,” urai pimpinan DPRD Tangsel tersebut seraya mengutip pesan Bung Karno agar pemuda berani menggantungkan impian setinggi langit.
Banteng Banten FC dijadwalkan mengisi slot babak penyisihan di Grup C, bersanding bersama Banteng Bali U-17, Sumut U-17, dan Sulut U-17. Seluruh pertandingan Grup C dipusatkan di Lapangan THOR, Surabaya. Berbekal kemenangan uji coba impresif (seperti unggul 4-1 atas BMI Soeratin Persikota FC dan menang telak 12-1 atas SSB Galaxy), tim asuhan DPD Banten ini optimis melaju jauh.
Kompetisi Soekarno Cup 2026 sendiri berlangsung pada 10–24 Agustus 2026 di wilayah Surabaya, Gresik, dan Bangkalan. Masyarakat Banten diimbau memberikan doa restu dan dukungan moral, di mana seluruh jalannya pertandingan dapat disaksikan secara gratis via streaming LIVE di Youtube Soekarno Cup 2026. (sg)



