TANGERANG,PARLEMENBANTEN.COM– Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi Banten resmi memulai babak baru kepemimpinan.
Bertempat di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Ketua Umum DPP PAN, Dr. (H.C). Zulkifli Hasan, S.E., M.M., secara resmi melantik Hj. Irna Narulita Dimyati, S.E., M.M. sebagai Ketua DPW PAN Banten periode 2025–2030. (Sabtu, 9/5/2026)
Pelantikan ini menjadi momentum krusial bagi peta politik di Banten.
Sosok Hj. Irna Narulita bukan hanya dikenal sebagai Mantan Bupati Pandeglang dua periode (2016–2025) dan mantan Anggota DPR RI, tetapi juga merupakan istri dari Wakil Gubernur Banten saat ini, Achmad Dimyati Natakusumah.
Ketokohan dan rekam jejaknya diyakini menjadi magnet besar bagi penguatan basis massa partai.
Dalam pidato pelantikannya, Hj. Irna Narulita menegaskan komitmennya untuk melakukan konsolidasi total.
“Kami hadir untuk mewakafkan waktu dan pikiran demi kebangkitan PAN di Banten. Dengan semangat ‘Solid Bergerak Bantu Rakyat’, kami menargetkan PAN Banten menembus posisi 3 besar pada kontestasi mendatang. Kita akan hadir dengan warna baru politik yang lebih inklusif dan solutif bagi rakyat,” tegas Irna.
Hj. Irna akan memimpin bersama Fadel Islami Rakhmat sebagai Sekretaris dan Agung Sukmana sebagai Bendahara, sebuah formasi yang memadukan pengalaman eksekutif-legislatif dengan energi muda.
Kader PAN Banten , menyatakan optimisme tinggi atas kepengurusan baru ini. Ia menilai sosok Irna adalah figur pemersatu yang mampu mensinergikan kekuatan struktural partai dengan aspirasi masyarakat di akar rumput.
“Ibu Irna memiliki insting kepemimpinan yang tajam. Di bawah komando beliau, seluruh kader mulai dari tingkat wilayah hingga ranting merasa memiliki energi baru. Kami siap bekerja serentak untuk memastikan PAN menjadi titik balik kebangkitan pembangunan di Banten,” ujar seorang kader PAN Banten di sela-sela acara Rakerwil 2026.
Pelantikan ini juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PAN Banten 2026 yang fokus pada perumusan program strategis lima tahun ke depan, termasuk penguatan ekonomi kerakyatan melalui pendampingan UMKM di seluruh wilayah Banten. (system)



