PANDEGLANG,PARLEMENBANTEN.COM– Kemajuan teknologi digital dan media sosial kini telah bergeser fungsi.
Tidak hanya sebagai sarana komunikasi belaka, media sosial kini menjelma menjadi senjata yang sangat ampuh dalam menyusun strategi pemenangan politik.
Menyadari urgensi tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pandeglang menggelar pelatihan khusus untuk mencetak kader yang melek digital. Kegiatan ini bekerja sama dengan Civitas Akademika Universitas Pamulang (UNPAM) Serang melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). (Kamis, 30/04/2026)
Pelatihan yang mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Kader PDI Perjuangan Kabupaten Pandeglang Melalui Media Sosial dan Literasi Digital” ini diikuti secara antusias oleh jajaran fungsionaris DPC hingga para pengurus anak cabang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pandeglang, Yadi Murodi, menegaskan bahwa penguasaan ruang digital adalah harga mati bagi para kader di era modern ini. Ia menuntut seluruh kadernya untuk segera beradaptasi dan meninggalkan pola komunikasi konvensional yang kaku.
Poin Penting Arahan Yadi Murodi yakni :
1. Menjadi Digital Ambassador: Kader PDI Perjuangan harus tampil sebagai duta digital yang cerdas dan bijak di ruang siber.
2. Amunisi Pilkada 2029: Media sosial harus dijadikan amunisi utama yang kuat untuk menyambut kontestasi politik mendatang.
3. Haram Gagap Teknologi: Kader dilarang keras gagap teknologi (gaptek) dan wajib memiliki kemampuan bertarung di dunia digital.
4. Melawan Hoaks: Kader harus berdiri di garda terdepan untuk melawan misinformasi dan berita bohong yang beredar luas.
5. Publikasi Kerja Partai: Memanfaatkan media sosial secara kreatif dan inovatif untuk menjabarkan hasil kerja nyata partai kepada masyarakat luas.
“Era digital ini, kader kita harus jadi digital ambassador yang cerdas. Kegiatan ini sangat positif. Saya menekankan kepada seluruh pengurus anak cabang untuk siap menghadapi Pilkada di 2029 dengan amunisi media sosial yang kuat. Kader tidak boleh gaptek lagi, harus bisa lawan misinformasi, berita hoaks, dan mampu menjabarkan kerja-kerja partai di ruang digital khususnya media sosial,” ujar Yadi Murodi dalam sambutannya yang berapi-api.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Pengabdian dari UNPAM Serang menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bukti nyata sinergi antara dunia kampus dan partai politik.
Pihaknya berharap PDI Perjuangan terus memfasilitasi generasi muda agar lahir kader-kader baru yang tidak hanya pandai berorasi di panggung fisik, tetapi juga andal dalam membangun narasi positif di ruang digital.
Langkah ini dinilai sangat strategis mengingat data KPU terus menunjukkan lonjakan angka pemilih dari generasi muda yang sangat aktif menggunakan internet. (system)



