TANGERANG SELATAN,15 Maret 2026 – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menyiagakan personel dan armada di titik-titik strategis menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Berdasarkan pantauan wartawan parlemenbanten.com, satu unit mobil pemadam kebakaran telah bersiaga di Posko Pemantauan dan Pengamanan Arus Mudik di Perempatan Muncul, Setu.
Langkah ini diambil untuk mempercepat respons jika terjadi situasi darurat, baik kebakaran maupun kebutuhan penyelamatan di jalur mudik yang padat. Perempatan Muncul sendiri merupakan salah satu titik krusial yang menghubungkan wilayah Tangsel dengan Bogor dan pusat keramaian lainnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri, sebelumnya telah mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan.
Warga diminta mengecek instalasi listrik, melepas regulator gas, dan memastikan rumah terkunci rapat guna mencegah potensi kebakaran selama masa libur Lebaran.
Selain penempatan armada di posko fisik seperti di Perempatan Muncul, Damkar Tangsel juga berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan yang telah mendirikan 8 Pos Pengamanan (Pospam) dan 1 Pos Pelayanan (Posyan) di seluruh wilayah hukum Tangsel untuk mengawal kelancaran Operasi Ketupat Jaya 2026.
Penempatan di Perempatan Muncul bertujuan memangkas waktu respons (response time) karena tingginya volume kendaraan di jalur Puspiptek.
Imbauan Warga, Fokus utama tetap pada pencegahan kebakaran di area pemukiman yang ditinggal pemudik. (sisgin)



