TANGERANG,(PARLEMENBANTEN.COM)– Di tengah ancaman cuaca ekstrem yang membayangi wilayah penyangga ibu kota, sebuah pernyataan apresiatif datang dari kalangan relawan gereja.
Ketua Tim Mitigasi Bencana (TMB) GBKP Tangerang, Sistim Ginting, secara terbuka memberikan “rapor hijau” terhadap performa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang.
Bukan sekadar pujian basa-basi, Sistim Ginting menyoroti bagaimana mesin birokrasi di bawah komando Mahdiar (Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang) mampu memangkas response time secara drastis dalam berbagai insiden darurat terakhir.

Kecepatan Respon yang “Agresif”,Sistim Ginting menekankan bahwa koordinasi antara petugas lapangan dan masyarakat kini jauh lebih sinkron. “Saat ada laporan, mereka bukan lagi sekadar datang, tapi datang dengan solusi yang terintegrasi,” ujarnya.
Modernisasi Layanan,Kinerja BPBD dinilai lebih taktis dengan pemanfaatan teknologi dan kesiapan armada yang selalu siaga 24 jam, terbukti dari penanganan ribuan aksi tanggap darurat sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026.

Sinergi Berbasis Kasih,Sebagai pimpinan TMB GBKP Tangerang, Sistim Ginting mengapresiasi keterbukaan BPBD dalam merangkul komunitas relawan berbasis agama untuk membangun jemaat dan warga yang tangguh bencana.
Pernyataan Sistim Ginting ini seolah menantang ekspektasi publik yang biasanya skeptis terhadap kecepatan layanan pemerintah.

Ia menegaskan bahwa gerak cepat tim Damkar dalam memadamkan kebakaran pemukiman padat baru-baru ini adalah bukti nyata kepemimpinan yang berorientasi pada keselamatan warga, bukan sekadar administrasi.
“Kita butuh pemimpin yang berani tancap gas sebelum api membesar. Mahdiar dan timnya telah menunjukkan itu di Kota Tangerang,” pungkas Sistim Ginting dengan nada tegas. (red)



