Jakarta (parlemenbanten.com)– Mamre GBKP Klasis Jakarta Banten menggelar Pelatihan Dasar Kepemimpinan dan Character Building Mamre Tahun 2026 yang dilaksanakan di GBKP Rawamangun Pulomas , Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan membentuk pemimpin Mamre yang memiliki karakter melayani, keterampilan kepemimpinan, serta mampu bekerja dalam tim untuk mencapai visi pelayanan.
Pelatihan menghadirkan narasumber, yakni Pdt. Maslon Ginting, S.Th
Dalam pemaparannya, Pdt. Maslon Ginting menegaskan bahwa kepemimpinan adalah kemampuan memengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan bersama.
Namun dalam konteks Kristen, kepemimpinan harus dipengaruhi oleh kasih Allah dan meneladani Kristus sebagai sumber kasih itu sendiri.
“Kepemimpinan Kristen dimulai dari diri sendiri, dari kesediaan dipimpin oleh Kristus, sehingga kita mampu memengaruhi orang lain untuk melayani,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa karakter pemimpin tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses panjang.
Ia mencontohkan tokoh Alkitab seperti Yosua yang dibentuk selama puluhan tahun mendampingi Musa, serta Daud yang ditempa sebagai gembala sebelum menjadi raja.
Menurutnya, karakter melayani adalah kunci utama dalam kepemimpinan Kristen, sebagaimana ditegaskan dalam Markus 10:43-45 bahwa yang terbesar adalah yang menjadi pelayan. Karakter tersebut tercermin dalam integritas, tanggung jawab, kejujuran, empati, sikap adil, dan kemampuan membangun kekompakan dalam tim.
Selain karakter, Pdt. Maslon juga menyoroti pentingnya keterampilan dan kreativitas dalam pelayanan.
Ia menyampaikan bahwa perubahan zaman dan perkembangan teknologi menuntut pemimpin untuk terus belajar, berinovasi, dan meningkatkan kompetensi.
“Tantangan selalu ada dan dunia bergerak sangat cepat. Pemimpin harus mampu beradaptasi dan tetap kreatif, namun hikmat tetap bersumber dari Tuhan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik, baik dengan Tuhan maupun dengan tim pelayanan.
Komunikasi yang sehat akan mempererat kesatuan hati dan memperkuat pencapaian visi bersama.
Sementara itu, Armanta Tarigan Ketua BP Mamre Klasis Jakarta Banten, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting bagi Mamre Klasis Jakarta Banten untuk memperkuat visi, menyatukan tim, serta membangun kepemimpinan yang berdampak nyata di setiap runggun.
“Kita dipanggil bukan sekadar menjadi pengurus, tetapi menjadi pemimpin yang membawa air kehidupan bagi timnya, sehingga pelayanan berjalan dengan sukacita,” ujar Armanta.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi refleksi, pendalaman materi, serta diskusi mengenai dinamika kerja tim.
Peserta diajak memahami bahwa keberhasilan pelayanan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga kemauan, integritas, serta kesediaan membayar harga dalam hidup yang setia dan berkualitas.
Melalui Pelatihan Dasar Kepemimpinan dan Character Building 2026 ini, Mamre Klasis Jakarta Banten diharapkan semakin kuat dalam karakter, solid dalam tim, dan siap menghadirkan kepemimpinan Kristen yang melayani di tengah gereja dan masyarakat. (sg)



